oleh

Benahi Tanggul dan Normalisasi Way Semuong

radarlampung.co.id – Bentuk kepedulian terhadap warga yang tinggal di bantaran sungai Way Semuong, PT Natarang Mining menurunkan alat berat untuk membangun tanggul dan normalisasi aliran sungai. Kegiatan yang dilaksanakan dalam program corporate social responsibility (CSR) mulai dilaksanakan, Selasa (21/5).

Sebelum menutup tanggul jebol yang ada di Pekon Banding, eskavator terlebih dahulu membenahi aliran sungai yang berkelok-kelok, agar kembali seperti semula. Dari sini, alat berat bergerak membenahi aliran sungai dan tanggul di Pekon Gunungdoh.

”Kanan kiri sungai ini akan kita benahi. Terlebih dahulu fokus pada titik sungai yang sangat memprihatinkan seperti di Pekon Banding dan Gunungdoh,” kata Humas PT Natarang Mining Sahriyal mewakili Kepala Tekhnik Tambang PT Natarang Mining Martono.

Baca :   Budidayakan Lebah Klanceng di Lokasi Air Terjun Waylalaan

Menurut dia, kondisi sungai Way Semuong di Pekon Banding dan Gunungdoh memang sudah sangat memprihatinkan. Karena itu perusahaan yang bergerak dibidang penambangan emas tersebut menggulirkan program CSR.

”Ini bentuk kepedulian terhadap warga yang tinggal di sekitar Sungai Way Semuong. Sudah menjadi tanggung jawab PT Natarang Mining terhadap lingkungan yang ada di sekitar perusahaan, ” tegasnya.

Baca :   Pejabat Harus Turun Lapangan, tak Ada ABS!

Ia menambahkan, pekerjaan perbaikan sungai Way Semuong ini akan dilakukan selama 30 hari, dimulai sejak Sabtu (18/5) lalu. “Tadinya program CSR ini akan digulirkan pada April. Namun karena intensitas hujan cukup tinggi, maka ditunda. Baru sekarang bisa direalisasikan,” urainya.

Sementara tokoh masyarakat Kecamatan Bandarnegeri Semuong Suhardi menyatakan bersyukur dengan kembali digulirkannya program CSR oleh PT Natarang Mining. Kegiatan itu sangat bermanfaat bagi masyarakat. (uji/ehl/ais)



Komentar

Rekomendasi