Berita Utama Dua Mantan Ketua KPK Kritik Komposisi Pansel Capim

Dua Mantan Ketua KPK Kritik Komposisi Pansel Capim

115
Gedung KPK. Foto jawapos.com

radarlampung.co.id – Kritikan soal penunjukan anggota Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capin) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengalir. Kali ini datang dari mantan Pimpinan lembaga anti rasuah itu sendiri.

Mantan Ketua KPK periode 2011-2015, Abraham Samad mengaku kecewa dengan komposisi nama-nama yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengisi Pansel. Ia khawatir Pansel tidak dapat menjaring calon pimpinan KPK yang berintegritas.

“Karena itu kita berharap presiden dapat meninjau kembali dan merubah serta merevisi komposisi Pansel KPK,” kata Abraham dalam keterangan pers yang diterima Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (20/5).

Abraham mengungkapkan, jika Jokowi enggan mengubah komposisi Pansel, harapan masyarakat untuk memiliki sosok berintegritas dalam memimpin KPK akan sirna. Karenanya, ia mendesak presiden untuk merombak struktur Pansel mengingat masih ada cukup waktu hingga akhir masa kepemimpinan Agus Rahardjo cs Desember 2019 nanti.

Kritik senada juga dilontarkan eks Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas. Ia mendesak presiden melibatkan masyarakat untuk memberikan penilaian terhadap rekam jejak pihak-pihak pengisi Pansel.

Nantinya, setelah penunjukan final, kata dia, Pansel diwajibkan mengundang perwakilan organisasi masyarakat (ormas) yang peduli terhadap pemberantasan korupsi dan perwakilan Wadah Pegawai (WP) KPK untuk merumuskan panduan program seleksi Capim KPK.

“Termasuk penunjukan lembaga assesment yang terdiri juga dari unsur kampus, aktivis antikorupsi dan tokoh publik yang jelas keberpihakannya pada gerakan antikorupsi,” kata Busyro.

Menanggapi polemik ini, Ketua KPK Agus Rahardjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawasi kinerja Pansel Capim KPK. Ia pun memastikan KPK akan turut mengawasi setiap tahap seleksi pimpinannya.”Jadi kalau menurut saya diawasi aja, kita rakyat Indonesia termasuk KPK ikut mengawasi setiap tahap itu,” ucapnya.

Baca :   KPK Turun ke Tanggamus, Dorong Percepatan KIM

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini