oleh

Dua Mantan Ketua KPK Kritik Komposisi Pansel Capim

Ia berharap calon pimpinan KPK nantinya tidak hanya berasal dari tokoh-tokoh ternama. Ia mengajak masyarakat di seluruh Indonesia yang memiliki kompetensi serta berintegritas terhadap pemberantasan korupsi untuk mendaftarkan diri sebagai Komisioner KPK.

“Kalau Anda punya kenalan yang kualitasnya bagus-bagus, interpretasinya bagus, dorong untuk daftar, yang daftar itu harus sebanyak mungkin orang dan harus orang bagus,” tuturnya.

Sementara itu, seleksi calon pimpinan KPK masa jabatan 2019-2023 resmi dibuka oleh Pansel Capim KPK. Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih mengatakan, pihaknya mengundang WNI terbaik untuk menjadi pimpinan KPK masa jabatan tahun 2019-2023. “Persyaratan telah diatur sebagaimana Pasal 29 UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ujarnya di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Sejumlah persyaratan yang dimaksud yakni WNI, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat jasmani dan rohani, berijazah sarjana hukum atau sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurang-kurangnya 15 tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan, atau perbankan.

Selain itu, berumur sekurang-kurangnya 40 tahun dan setinggi-tingginya 65 tahun pada proses pemilihan, tidak pernah melakukan perbuatan tercela, cakap, jujur, memiliki integritas moral yang tinggi, dan memiliki reputasi yang baik.

Calon yang mendaftar juga diisyaratkan tidak menjadi pengurus salah satu partai politik, melepaskan jabatan struktural dan atau jabatan lainnya selama menjadi anggota KPK, tidak menjalankan profesinya selama menjadi anggota KPK, dan mengumumkan kekayaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Pendaftaran calon diselenggarakan mulai 17 Juni sampai 4 Juli 2019 pukul 09.00-15.00 WIB pada hari kerja,” sambung Yenti.

Berkas pendaftaran dapat disampaikan dengan cara langsung kepada Sekretariat Pansel Calon Pimpinan KPK, Kemensetneg Gedung 1 lantai 2 Jalan Veteran Nomor 18 Jakarta Pusat 10110.

Berkas dapat pula dikirimkan melalui pos tercatat ke alamat panitia seleksi atau melalui email ke alamat panselkpk2019@setneg.go.id dan “hard copy” diserahkan pada saat uji kompetensi.(fin/kyd)



Komentar

Rekomendasi