Hukum Kriminal Tragis, Dua Bocah di Tubaba Tewas Tenggelam

Tragis, Dua Bocah di Tubaba Tewas Tenggelam

ILUSTRASI/FOTO NET

radarlampung.co.id- Dua bocah laki-laki tewas tenggelam di embung bekas galian milik salah satu warga di Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Selasa (21/5). Dari data yang diperoleh, kedua korban yakni Fathur Rohman (9) dan Keyhan Nasuha Ardianka (8).

Korban yang diketahui berstatus pelajar dan sama-sama merupakan warga tiyuh Candra Jaya ini ditemukan sudah dalam kondisi mengapung di embung tersebut. Ironisnya, kedua korban pertama kali ditemukan oleh Suwito (36), yang tak lain adalah ayah dari Fathur Rohman, salah satu korban.

Dari informasi dan keterangan yang berhasil dihimpun, Suwito saat itu bermaksud mencari anaknya karena dilihatnya tidak ada di rumah.

“Memang tidak saya bolehkan dia (korban a/n Fathur Rohman) bermain, namun dia bilang main hanya dekat ke tempat temannya. Tapi saya lihat sepeda tidak ada, makanya saya langsung mencari anak saya,”ungkap Suwito kepada wartawan di kediamannya, sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca :   Usai Lebaran, Pencaker di Tubaba Bertambah

Setelah berkeliling namun tidak temukan, akhirnya dia langsung menuju lokasi embung yang biasa dijadikan sebagai tempat bermain oleh anaknya tersebut. Sesampainya di lokasi embung, dia melihat sepeda dan pakaian anaknya sudah tergeletak dipinggiran embung.

Diapun sempat melihat-lihat sekeliling embung untuk mengetahui keberadaan anaknya, tapi betapa kagetnya dia setelah melihat ada dua kepala orang yang mengapung di dalam embung tersebut dan setelah didekati ternyata itu adalah anaknya yang sudah dalam posisi mengapung dengan posisi badan telungkup. Begitupun dengan Keyhan Nasuha Ardianka.

Baca :   Dinas PU tubaba Tagih Perbaikan Jalan ke Kontraktor Jalan Tol

“Saya kaget dan tidak menyangka melihat anak saya sudah mengapung di embung,”terangnya.

Seketika, Suwito berteriak meminta pertolongan. Mendengar itu, Zainal (32), yang juga merupakan warga setempat langsung mendatangi asal teriakan tersebut. Setibanya dilokasi, dia melihat Suwito sedang berusaha mengangkat kedua korban dari embung. Dia pun langsung bergegas ikut membantu.

Setelah berhasil diangkat, kedua korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan. Korban atas nama Fathur Rohman dibawa ke Puskesmas Poned Mulya Asri, sedangkan korban atas nama Keyhan Nasuha Ardianka diperiksa di Puskesmas Candra Mukti. Namun sayang, petugas medis yang bertugas memeriksa korban menyatakan keduanya telah meninggal dunia. (fei/ded/rnn/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini