Pendidikan Itera Berencana Buka Prodi Teknologi Keuangan

Itera Berencana Buka Prodi Teknologi Keuangan

Head of Strategic Partnership OVO Yukie Iskandar, S.T., M.Sc menyampaikan pemaparannya dalam kegiatan Studium Generale Fintech and Digital Business di kampus ITERA, Kamis (23/5). Foto Humas Itera.

radarlampung.co.id- Ratusan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) mendalami pengetahuan financial technology (Fintech) dan bisnis digital dalam kegiatan studium generale yang menghadirkan pembicara Head of Strategic Partnership OVO Yukie Iskandar, S.T., M.Sc, di Aula gedung C kampus ITERA, Kamis (23/5).

Rektor Itera Prof. Ir Ofyar Z Tamin, M.Sc, Ph.D, mengatakan, mahasiswa dan dosen perlu meningkatkan pengetahuan tentang perkembangan teknologi terkini. Termasuk di bidang keuangan dan bisnis digital yang terus berkembang.

Melalui, stadium generale tersebut, mahasiswa dan dosen dapat menggali pengetahuan dan pengalaman dari narasumber yang sudah berpengalaman di bidang bisnis digital, sehingga dapat mencari peluang yang dapat dikembangkan Itera.

“Saya harap mahasiswa dan para dosen bisa belajar hal-hal yang bisa memperkaya pengetahuan tentang perkembangan fintech sebagai bagian dari revolusi industri 4.0 yang saat ini berlangsung, serta dapat menangkap peluang apa saja teknologi yang bisa kita kembangkan,”ujarnya, Kamis (23/5).

Ofyar juga menuturkan, Itera berencana membuka prodi khusus di bidang teknologi keuangan dan bisnis digital. Hal tersebut sebagai bentuk adaptasi Itera pada kebutuhan ilmu yang saat ini terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

Sementara, narasumber stadium generale, Yukie Iskandar, S.T., M.Sc menekankan pentingnya mahasiswa Itera yang merupakan perguruan tinggi berbasis teknologi untuk mendalami dan memanfaatkan peluang perkembangan keuangan digital atau fintech di Indonesia.

Sebab, Indonesia memiliki posisi yang amat strategis dalam perkembangan keuangan dan bisnis digital ke depan. Salah satunya karena jumlah penduduk Indonesia yang besar.

“Saat ini anak-anak muda hingga lansia sudah memanfaatkan internet. Bahkan rata-rata masyarakat menghabiskan waktu hingga 9 jam dalam sehari untuk menggunakan internet dalam berbagai kegiatan,”ujar lulusan University of Southern California itu. (rls/rur/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini