oleh

Guru Besar IIB Darmajaya Isi Diklat BPSDM Sumut

radarlampung.co.id– Penguatan pendidikan karakter menjadi salah satu isu strategis di bidang pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal tersebut disampaikan Guru Besar Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Lampung, Prof. Ir. Zulkarnain Lubis, MS., PhD saat menjadi pembicara pada Diklat Kepemimpinan III Angkatan XIX Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara di Aula Cemara BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Senin (27/5).

“Semestinya kurikulum menempatkan pendidikan karakter sebagai unsur pendidikan yang utama. Sehingga dalam kompetensi inti memuat nilai-nilai religius dan sikap sosial pada semua mata pelajaran di sekolah,” ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Kelembagaan, dan Hubungan Internasional IIB Darmajaya ini dalam keterangan persnya Kamis (30/5).

Prof. Zulkarnain Lubis mengatakan, penguatan pendidikan karakter diharapkan akan dapat membentuk calon-calon pemimpin yang berkarakter.

“Pemimpin berkarakter mempunyai tujuan (purpose,red) dan untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dengan penuh gairah (passion, red), membentuk dan menerapkan nilai-nilai (value) yang tergambar dalam perilaku (behavior), menggunakan hati (heart), mempunyai hubungan (relationship) yang baik dengan semua pihak, dan kedisiplinan (self-discipline) yang konsisten,” jelas Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya ini.

Selain penguatan pendidikan karakter, Prof. Zulkarnain Lubis juga menambahkan isu-isu strategis lainnya dibidang pendidikan dan SDM. Diantaranya yakni ketersediaan, peningkatan profesionalisme, dan perlindungan, serta penghargaan guru. Pembiayaan pendidikan dan kebudayaan oleh pemerintah daerah. Kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi dan pembangunan ekonomi nasional, serta membangun pendidikan dan kebudayaan dari daerah pinggiran.

Terpisah, Rektor IIB Darmajaya, Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., MSc mengungkapkan, IIB Darmajaya memiliki guru besar, doktor, dan para dosen yang berkualitas di bidangnya masing-masing.

“Peningkatan kualitas pembelajaran terus dilakukan IIB Darmajaya untuk menghasilkan insan akademis yang The Best dan unggul bermartabat,” tuturnya.

Firmansyah melanjutkan, pihaknya bangga kepada para dosen IIB Darmajaya yang mendapatkan kepercayaan menjadi pembicara dari instansi atau lembaga lain. Hal itu merupakan bagian dari pengakuan dan bukti kompetensi sebagai insan akademisi.

“Peran akademisi dibutuhkan untuk ikut berkontribusi memberikan sumbang saran dan masukan kepada lembaga pemerintah maupun instansi swasta sebagai salah satu bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya dibidang pengabdian kepada masyarakat,” kata Ketua APTISI Wilayah II B Lampung itu. (rls/rur/wdi)

Komentar

Rekomendasi