oleh

Ini Penyebabnya, Kesal Diturunkan, Penumpang Lempar Bus dengan Batu

radarlampung.co.id – Kapolres Pesawaran AKBP Popon AS menyatakan tidak ada pelemparan batu oleh warga Tegineneng. Hal itu dilakukan oleh penumpang yang kesal lantaran diturunkan di daerah tersebut.

“Kejadiannya, ada penumpang bus yang diturunkan sopir di Bambu Alas, Tegineneng karena nggak mau bayar ongkos,” kata Popon AS kepada Radarlampung.co.id, Jumat (31/5).

Karena kesal, penumpang tersebut melempar batu dan mengenai badan mobil. ”Karena kesel diturunin. Jadi mobilnya dilempar. Bukan warga setempat yang melempari,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang supir bus mengaku mendapat ancaman berupa lemparan batu dalam perjalanan menuju Terminal Induk Rajabasa, Kamis (30/5). Peristiwa ini langsung dilaporkan ke Posko Terpadu Lebaran 2019 Polresta Bandarlampung.

Sopir bus tersebut, Heryanto mengaku awalnya bus Puspa Jaya BE 7971 AU tujuan Rajabasa-Kotabumi yang dikemudikannya dimasuki dua orang. Saat itu, kendaraan sedang melintas di wilayah Tegineneng, Pesawaran.

“Minta tolong pak. Di bus saya tadi ada dua orang, sepertinya copet. Terus, ada penumpang lihat. Mereka turun sambil melempar batu ke bus,” kata Heryanto.

Lelaki itu mengaku tidak sempat melapor ke Polsek Tegineneng. Kemudian ia memutuskan lapor ke posko pengamanan di Terminal Rajabasa.

“Saya bingung pak. Tolong atasi masalah copet. Bisa lecet badannya (bis, Red). Bagaimana kalau kena kaca dan penumpang,” sebut dia. (ozi/ais)


Komentar

Rekomendasi