Ekonomi Bisnis Konsumsi Premium Bandarlampung hingga 220 Kiloliter Perhari

Konsumsi Premium Bandarlampung hingga 220 Kiloliter Perhari

Puluhan kendaraan roda empat tengah mengantri premium di SPBU 24 351 125 Wayhalim, Bandarlampung, Selasa (11/6). Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Usai periode libur lebaran, sejumlah SPBU di tengah Kota Bandarlampung mulai dipadati antrian kendaraan roda dua dan empat.

Senior Sales Eksekutif wilayah IV Pertamina Lampung, Edwin Shabry mengatakan, sebelum periode lebaran 2019, Pertamina telah menambah pasokan BBM jenis premium khusus untuk SPBU yang berada di jalur lintas dan wisata di kota Bandarlampung.

“Hal ini juga dilakukan untuk mengimbangi membeludaknya konsumen di SPBU,” katanya kepada Radarlampung.co.id, Selasa (11/6).

Pada 18 April 2019 lalu, Pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung telah memutuskan untuk mencabut kebijakan terkait sentralisasi BBM jenis premium. “Jadi memang karena sudah kembali ke rutinas awal dan antrian memang kembali panjang lagi,” ujarnya.

Edwin menyebut, konsumsi rata-rata BBM jenis premium bisa mencapai 220 Kl per hari. Kemudian 220 Kiloliter (Kl) per hari untuk jenis pertalite dan 110 Kl per hari untuk jenis pertamax.

“Untuk jadwal suply biasanya kita menyesuaikan dengan permintaan dari SPBU. Misalnya mereka pesan pagi, ya kita kirim pagi. Kalau minta malam, ya dikirimnya malam. Karena semuakan memang tergantung permintaan dari SPBU,” ungkapnya.

Edwin menambahkan, untuk suply BBM jenis premium sendiri memang dibatasi oleh pemerintah pusat. Bahkan untuk saat ini, dirinya mengaku suply yang diberikan Pertamina untuk BBM jenis premium sudah melebihi dari batas yang ditentukan Pemerintah Pusat.

“Tapi memang karena semuanya mengantri untuk premium, jadi selalu kurang walau suplynya ditambah terus. Makanya kita juga sama-sama inginnya mengedukasi masyarakat supaya tidak lagi bergantung pada premium saja,” pungkasnya. (ega/kyd)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini