oleh

Mayat Wanita Tergeletak di Pinggir Jalinsum Diduga Korban Tabrak Lari

RADARLAMPUNG.CO.ID – Setelah sempat menghebohkan warga sekitar wilayah Cakatraya, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Senin (10/6) malam, sosok mayat perempuan yang ditemukan warga tergeletak di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) akhirnya diidentifikasi pihak kepolisian.

Kapolsek Menggala Iptu Zulkifli mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi menerangkan, mayat perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 55 tahun tersebut kali pertama ditemukan saksi Yeri Warlika (30) yang juga warga setempat.

Dilanjutkan Zulkifli, menurut keterangan saksi, saat sedang duduk di depan rumah yang tak jauh dari TKP, dia mendengar teriakan orang yang lewat dan mengatakan bahwa ada mayat seorang perempuan tergeletak di pinggir jalan.

Setelah itu, Yeri mengajak warga yang berteriak tersebut bersama dengan tetangganya untuk mengecek siapa yang tergeletak.

“Sesampainya di TKP, saksi melihat ada seorang perempuan yang sudah tidak bernyawa lagi,” kata Iptu Zulkifli kepada radarlampung.co.id, Selasa (11/6).

Setelah mendapatkan laporan dari warga, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi sosok mayat anonim tersebut.

“Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas kami, ditemukan bercak darah serta beberapa potongan bagian depan dari mobil jenis minibus dengan lambang warna silver, seperti logo toyota dan sebuah botol minuman warna merah muda,” terangnya.

Berdasarkan olah TKP, Polisi menduga sosok mayat perempuan tanpa identitas tersebut merupakan korban tabrak lari dari orang yang tidak bertanggung jawab. “Peristiwa ini sekarang masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Satlantas Polres Tulangbawang,” ungkap Zulkifli.

Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa mengenal ataupun mengetahui tentang identitas dari mayat anonim tersebut, untuk menghubungi Kapolsek Menggala Iptu Zulkifli dengan Nomor HP 0822 8140 1442 atau dapat datang langsung ke RSUD Menggala

“Saat ini mayat tersebut masih di RSUD Menggala menunggu keluarga menjemput,” tandasnya. (nal/sur) 



Komentar

Rekomendasi