oleh

Loekman Paparkan Penggunaan APBD Lamteng

radarlampung.co.id-Dalam Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan APBD Lamteng TA 2018, Bupati Loekman Djoyosoemarto memaparkan realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan Rp2.474.608.075.396,60.

Hal ini bersumber dari PAD Rp165.414.825.485,54, pendapatan transfer
Rp2.180.787-089-318,06, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp128.406.160.593,00.

Loekman menyatakan PAD terdiri atas pendapatan pajak daerah, retribusi daerah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain- lain pendapatan yang sah.

“Kemudian pendapatan transfer yang terdiri atas bagi hasil pajak dan bagi hasil bukan pajak/SDA, DAU, DAK, dana penyesuaian, ADD, serta pendapatan bagi hasil pajak dari provinsi dan DID. Lalu, lain-Iain pendapatan daerah yang sah sesuai dengan Laporan Realisasi Anggaran (LRA),” katanya Rabu (12/6).

Baca :   Pemkab Cover Premi Asuransi Nelayan Pesawaran

Belanja daerah Lamteng, kata Loekman,
terdiri atas belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, belanja transfer bagi hasil pendapatan, dan belanja transfer bantuan keuangan terealisasi Rp2.388.867.281.594,57.

“Pembiayaan daerah bersumber penerimaan SILPA 2017 terealisasi sebesar Rp55.714.484.280,12. Dari hasil surplus antara pendapatan dengan belanja dan pembiayaan bersih maka diperoleh SILPA 2018 Rp139.955.278.082,15,” ujarnya.

Pendapatan laporan operasional per 31 Desember 2018, kata Loekman, sebesar Rp2.497.641.721.184,84. “Kemudian
beban laporan operasional yang terdiri atas beban operasi, beban transfer, dan beban luar biasa tercapai Rp2.327.115.883.232,48. Dari pendapatan laporan operasional dan beban operasional didapat surplus laporan operasional 2018 sebesar Rp170.466.337.952,36,” ungkapnya.

Baca :   DPRD Lamtim Segera Evaluasi Realisasi APBD 2019

Laporan perubahan saldo anggaran lebih per 31 Desember 2018, kata Loekman, terdiri atas saldo anggaran lebih awal dan penggunaan saldo anggaran lebih sebagai penerimaan pembiayaan tahun berjalan sebesar Rp55.714.484.280,12.

“Sisa lebih perhitungan anggaran 2018 sebesar Rp139.955.278.082,15. Ini mengalami kenaikan 151,20% atau sebesar Rp84.240.793.802,03,” katanya. (sya/wdi)



Komentar

Rekomendasi