Lampung Raya Empat Meninggal Dunia Saat Arus Mudik di Lamteng

Empat Meninggal Dunia Saat Arus Mudik di Lamteng

radarlampung.co.id- Selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah, Satlantas Polres Lampung Tengah mencatat empat orang meninggal dunia dalam lakalantas. Kejadian lakalantas ini dua terjadi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan dua di jalan nasional.

Kasatlantas Polres Lamteng AKP Padil A. Rohim menyatakan bahwa ada empat orang meninggal dalam lakalantas dalam arus mudik dan balik. “Empat orang meninggal dalam lakalantas. Dua meninggal lakalantas di tol dan dua di jalan nasional. Ini faktor human error. Pengemudi yang kelelahan dan memaksakan diri sampai tujuan,” katanya Kamis (13/6).

Baca :   Uang Bensin Tidak Dapat, Malah Ditangkap Polisi

Terkait korban luka dalam lakalantas, kata Padil, ada enam orang. “Ada enam orang luka berat. Tiga di tol dan tiga di jalan nasional,” ujarnya.

Hal yang perlu dievaluasi, kata Padil, setiap tahun sudah pasti akan dievaluasi dalam pengamanan Operasi Ketupat Krakatau.

“Tiap tahun dievaluasi. Terutama dalam kelancaran arus mudik. Apalagi sekarang ada jalan tol, di mana masyarakat ingin mencoba. Banyak hal yang harus diperhatikan pengelola jalan tol demi kenyamanan dan keselamatan pengendara. Misalnya kurangnya rambu-rambu, sarana-prasarana, dan exit toll harus diperlebar supaya tak terjadi kemacetan. Jalan nasional juga tambal-sulamnya harus diperhatikan karena tidak rata dan masih bergelombang. Ini mengganggu kenyamanan pengendara,” paparnya.

Baca :   Loekman: Apa yang Disampaikan Presiden Sudah Dilaksanakan

Dari pantau pengendara selama arus mudik-balik, kata Padil, belum memenuhi harapan. “Belum memenuhi harapan. Pengemudi masih banyak yang memaksakan diri segera sampai tujuan. Padahal kita selalu imbau jika lelah istirahat. Titik lelah sudah disediakan di pos pelayanan dan pengamanan,” ungkapnya. (sya/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini