Pendidikan Yayasan Al Azhar Rutin Berangkatkan Karyawan Umrah

Yayasan Al Azhar Rutin Berangkatkan Karyawan Umrah

Walikota Bandarlampung dan Ketua Yayasan Al Azhar Lampung mengundi nama-nama karyawan yang akan mendapatkan hadiah umrah. Foto dok Yayasan Al Azhar

radarlampung.co.id- Yayasan Al Azhar Lampung rutin memberangkatkan karyawannya umrah setiap tahun. Hal ini sebagai penghargaan terhadap dedikasi dan loyalitas pegawai.

Ketua Yayasan Al Azhar Lampung H. Afdi Muslim, S.E., mengatakan, sudah hampir 12 tahun ini, pihak yayasan rutin memberangkatkan karyawan yang punya masa kerja di atas 15 tahun.

Setiap tahunnya, ada sekitar 8 hingga 10 orang yang diberangkatkan umrah.

“Sudah hampir 12 tahun ini yayasan memberangkatkan 8 hingga 10 orang pegawai yang sudah 15 tahun bekerja di yayasan untuk Umrah. Tahun ini Insha Allah bulan Desember akan berangkat, tadi ada tambahan dua orang yang diberikan pak Walikota,” katanya dalam Halal Bihalal Yayasan Al Azhar Lampung di kediamannya, Kamis (13/6).

Baca :   33 Paskibraka Dikukuhkan, Wali Kota: Ayo Isi Kemerdekaan dengan Pembangunan! 

Ia juga menuturkan, tahun ajaran baru ini, pihak Yayasan Al Azhar Lampung sudah mulai meningkatkan komposisi agama mendekati 50 persen.

“Tadi Pak wali juga sudah menekankan kepada kami, mudah-mudahan menjadi yang terdepan dalam mencetak generasi islam. Dan tahun ajaran baru ini komposisi agama kita tingkatkan mendekati 50 persen agama islam, dan 50 persen pelajaran umum. Kita juga menargetkan lulusan SD, SMP dan SMA kita targetkan untuk hafal 30 juz,” jelasnya.

Baca :   DPRD Bandarlampung-Pemkot Diminta Perkuat Koordinasi

Sementara, Walikota Bandarlampung Herman HN berharap, komposisi agama islam dalam kurikulum di Yayasan Al Azhar minimal 50. Karena, menurutnya, agama merupakan pondasi utama dalam kehidupan, dan harus diajarkan sejak dini kepada anak-anak.

“Saya ingin islamnya diperkuat minimal 50, umum 50. Jika iman kuat, agama kuat, inshal allah terhindar dari narkoba dan perbuatan-perbuatan yang negatif. Dengan kuatnya agama, kuatnya iman di dalam diri kita, tidak akan melawan orangtua, dan juga tidak melawan guru. Karena itu, saya ingin islam lebih kokoh dan kuat lagi,” pungkasnya. (rur/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini