Berita Utama Duh, Berhasil Menang, BLFC Kena Denda Dari PSSI

Duh, Berhasil Menang, BLFC Kena Denda Dari PSSI

Pemain BLFC melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Kalteng Putra. FOTO BLFC FOR RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kemenangan Perseru Badak Lampung FC (BLFC) saat melawan Kalteng Putra di kompetisi Liga 1 musim 2019 harus dibayar mahal.

Ya, Laskar Saburai dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. BLFC didenda sebesar Rp50 juta.

Sanksi itu didapat setelah Laskar Saburai mendapat enam kartu kuning sekaligus ketika menang tipis dengan skor 1-0 ketika bermain menantang Kalteng Putra di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogjakarta, Selasa (28/5) lalu.

Dari situs resmi PSSI, selain BLFC, ada enam klub dan dua pemain yang berlaga di Liga 1 yang mendapat sanksi setelah hasil sidang Komdis PSSI yang digelar Jumat (14/5).

Baca :   Duh, Target Perbaiki Posisi Klasmen, Pertahanan BLFC Sedang Limbung

Enam klub tersebut yakni Persija Jakarta, PSIS Semarang, Arema FC, Semen Padang, dan Persebaya Surabaya. Sedangkan dua pemain yakni Sandi Sute pemain Persija Jakarta dan Pemain Persebaya Surabaya, Elisa Yahya Basna.

Pelanggaran yang dilakukan pemain dan klub berbeda-beda. Seperti Persija yang didenda karena saling lempar botol dengan suporter lawan dalam laga kontra PSIS Semarang pada 26 Mei 2019 lalu. Hukumannya sama dengan BLFC yakni denda Rp50 juta.

Baca :   BLFC Dibantai Arema, Tim Berharap Supporter Bisa Beri Maaf

Kemudian Persebaya yang dihukum karena supporter menyalakan flare serta smoke bomb Persebaya didenda Rp150 juta.

Sekretaris BLFC Yudo Iswantoro mengatakan sanksi yang dijatuhkan oleh PSSI itu merugikan klub, baik secara materiil ataupun nonmateriil. “Jelas ini merugikan,” tegasnya.

Menurutnya, keputusan Komdis PSSI mau tak mau harus dipatuhi oleh klub. Namun, pria yang juga menjabat sebagai manajer klub ini menuturkan masih menunggu langkah manejemen.

“Kita akan tunggu keputusan CEO (Marco Gracia Paulo, red). Tentu ini akan dirapatkan terlebih dahulu,” pungkasnya. (nca/sur)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini