Bandarlampung Diduga Melakukan Malapraktik, Pelayanan dan Dokter RSUDAM Dilaporkan ke Ombudsman

Diduga Melakukan Malapraktik, Pelayanan dan Dokter RSUDAM Dilaporkan ke Ombudsman

Sukardi Hamdani saat menunjukkan dugaan malpraktik. FOTO ANGGRI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sukardi Hamdani (44) warga Jl. Kelut 1, Perumnas Wayhalim, Kecamatan Wayhalim, Bandarlampung melaporkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung ke Ombudsman RI perwakilan Lampung.

Ya, RSUDAM dilaporkan atas dugaan malapraktik yang dilakukan salah satu dokter kepada orangtuanya yang berinisial BS.

Sukardi menceritakan, saat ini orangtuanya harus menderita luka yang cukup parah di bagian perutnya justru setelah dioperasi oleh dokter RSUDAM.

“Sebelumnya memang orangtua saya ini mengalami gejala sakit perut dan enggak bisa buang air kecil. Awalnya masuk ke Rumah Sakit Advent, setelah itu dirujuk ke RSUDAM. Sampai di sana oleh dokter diharuskan operasi setelah itu saya bilang jangan dulu untuk dioperasi. Karena memang fisik ibu saya ini sudah tua. Dan dokter bilang tidak ada jalan keluar lain, harus dioperasi,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Selasa (18/6).

Baca :   Kondisi Mulai Membaik, Sultan Menunggu Jadwal Operasi

Pasca dilakukan operasi itu kondisi yang bersangkutan tidak kunjung sembuh. Justru bekas sayatan luka operasi di perut ibunya membusuk dan infeksi. “Kalau pun dia makan, apapun yang dia makan keluarnya dari bekas sayatan operasi itu,” jelasnya.

Melihat kondisi orangtuanya semakin parah, dokter rumah sakit yang menangani orangtuanya itu mengajukan lagi untuk dilakukan operasi lagi dengan alasan untuk dibuatkan saluran pencernaan dari sisi yang lain. Padahal orangtuanya tersebut sampai saat ini mengalami koma.

“Saya juga aneh kok luka ini bisa infeksi seperti itu. Dan yang lebih parahnya lagi dua hari mau lebaran disuruh pulang padahal lukanya juga belum sembuh dan tambah parah. Malah 2 hingga 3 hari ini belum dikasih obat, masalahnya jatahnya sudah habis. Saya juga sudah menghadap ke Dinas Kesehatan Kota karena saya kan pakai jalur Jamkeskot. Dan mereka bilang siap untuk mengcover apapun yang diberikan dokter untuk ibu saya,” bebernya.

Baca :   Kondisi Mulai Membaik, Sultan Menunggu Jadwal Operasi

Dia menduga pihak RSUADM melalui dokter yang menangani orangtuanya tersebut melakukan malapraktik. “Kami menggugat pelayanan dari RSUADM ini agar ibu saya ini bisa diperhatikan benar. Saya minta bisa sembuh, dugaan saya ini malapraktik,” pungkasnya. Sayang, hingga berita ini diturunkan, pihak RSUDAM masih enggan berkomentar. (ang/sur)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini