Pilkada 435 Calon Kades Deklarasikan Pilkades Damai

435 Calon Kades Deklarasikan Pilkades Damai

Suasana deklarasi damai pilkades di Lapangan Korpri Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Rabu (19/6). Foto ist

radarlampung.co.id – Sebanyak 435 calon Kepala Desa yang akan mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang III di 131 desa dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan mendeklarasikan Pilkades Damai.

Acara deklarasi tersebut dipusatkan di Lapangan Korpri Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Rabu (19/6).

Deklarasi yang dikemas dalam apel gabungan diikuti unsur dari Kodim 0421 Lampung Selatan, Polres Lampung Selatan, Satuan Pol PP Lampung Selatan, dipimpin langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.

Baca :   24 Kades Dibekali Wawasan Pemerintahan Desa

Nanang Ermanto mengatakan, deklarasi Pilkades Damai tersebut, akan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif terkait dengan tahapan-tahapan yang akan berlangsung pada Pilkades serentak mendatang.

“Saya berharap setelah deklarasi ini bisa meminimalisir kemungkinan terjadinya hal-hal yang dapat menghambat pelaksanaan Pilkades serentak nanti,” ungkap Nanang.

Disamping itu, dirinya menilai pelaksanaan Deklarasi Damai tersebut menjadi sangat penting dalam upaya melakukan proses pendewasaan kepada para calon maupun masyarakat dalam menyikapi hasil Pilkadesserentak yang akan dilaksanakan.

“Makanya, diperlukan komitmen bersama dalam rangka menjaga ketertiban, kondusifitas, keamanan dan kelancaran penyelenggaraan Pilkades yang akan menghasilkan penyelenggaraan Pilkades berkualitas dan benar-benar sesuai keinginan masyarakat,” katanya.

Baca :   14 Hari Operasi Sikat Krakatau, 29 Tersangka Diringkus

Nanang juga meminta kepada para camat untuk berkoordinasi dengan jajaran TNI/Polri yang berada dalam wilayahnya. Sebab, pada saat mengambil langkah-langkah konkrit terkait pelaksanaan Pilkades serentak dapat memetakan desa-desa yang diindikasikan rawan konflik pada hari pemungutan suara untuk dapat diantisipasi bersama.

“Saya minta, Panitia Pilkades nanti jangan ada yang menerima uang, barang, ataupun memihak kepada salah satu calon kepala desa. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kemudian hari,” ucapnya. (yud/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini