oleh

PAN Bandarlampung Kirim 3 Nama Calon Unsur Pimpinan DPRD ke Pusat

RADARLAMPUNG.CO.ID – Berdasarkan perolehan suara Pileg 2019, PAN Bandarlampung berhak atas satu kursi unsur pimpinan DPRD Bandarlampung periode 2019-2024. Kini, DPD PAN mulai merumuskan bakal pemegang kursi tersebut.

Ya, hak itu didapat usai enam caleg asal partai berlambang matahari ini berhasil duduk di kursi DPRD Bandarlampung. Yakni Abdul Malik, Edison Hajar, Hadi Tabrani, Erwansyah, Abdul Salim, dan Raka Irwanda. Namun, hanya tiga nama saja yang diusulkan DPD PAN Bandarlampung menuju kursi pimpinan DPRD.

Sekretaris DPD PAN Bandarlampung Muswir mengatakan, tiga nama tersebut adalah Abdul Salim, caleg dapil VI yang memperoleh 5.840 suara; Abdul Malik (caleg dapil IV) yang memperoleh 4.373 suara; dan Hadi Tabrani (caleg dapil III) dengan 3.379 suara.

Di mana, ketiga nama tersebut sudah tercantum dalam SK DPD PAN No.: PAN/08.14/A/K-S/30/VI/2019 tentang Usulan Pimpinan DPRD Bandarlampung periode 2019-2024.

“Usulan itu berdasarkan musyawarah tadi. Ada 63 dari 87 pengurus harian yang hadir. Tiga nama ini kita usulkan ke DPP PAN,” terangnya, Minggu (23/6)

Muswir melanjutkan, sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (Ad/Art) PAN, siapa saja yang akan duduk di pimpinan DPRD adalah mereka yang ada dalam struktur pengurus partai. Adapun untuk Abdul Salim dan Abdul Malik menjabat sebagai wakil ketua DPD PAN Bandarlampung. Dan, Hadi Tabrani sebagai Wakil Sekretaris DPD PAN Bandarlampung. Kemudian untuk Hadi Tabrani merupakan kader yang baru satu priode.

“Dalam Ad/Art partai juga dijelaskan kita menentukan pimpinan melihat perolehan suara, tingkatan jabatan dalam pengurusan partai dan kepengurusan terkait, loyalitas, serta dedikasi kepada partai. Dari tiga nama nanti DPP yang menentukan satu nama. Kita DPD hanya mengusulkan saja. Tentunya DPP punya rekam jejak tersendiri tentang ketiganya,” ujar Anggota DPRD Lampung ini.

Dia menegaskan hasil tiga nama ini murni sesuai dengan hasil musyawarah. “Kami murni berdasarkan rapat pengurus dan musyawarah mufakat. Tidak ada unsur nopotisme atau duit-duitan. Kalau ada yang ketauan main-main ya nanti bisa kita laporkan ke DPP dan bisa dianulir,” klaimnya.

Masih kata Muswir, mengenai pemilihan walikota (Pilwakot) Bandarlampung 2020, pihaknya memutuskan akan mengusung kader internal.

“Ya, kita akan usung kader sendiri dalam pilwakot mendatang, tinggal bagaimana nanti PAN berkoalisi. Pada intinya kader ada yang maju. Ketua DPD Wahyu Lesmono pun siap maju dalam pilwakot,” pungkasnya. (abd/sur)

Komentar

Rekomendasi