oleh

Hari Lingkungan Hidup, Ayo Jadikan Bumi Lebih Hijau!

radarlampung.co.id – Tidak hanya upacara di lapangan pemkab. Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2019 di Waykanan dibarengi dengan penyerahan penghargaan dalam upaya pelestarian lingkungan.

Di antaranya penyerahan juara Adipura tingkat kampung kepada Kampung Balisadhar Utara, Kecamatan Banjit yang menjadi juara pertama. Kemudian Kampung Sukaagung, Kecamatan Buaybahuga dan Kampung Bumibaru, Kecamatan Blambanganumpu pada posisi kedua dan ketiga.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penanaman pohon oleh Bupati Waykanan Raden Adipati Surya dan penyerahan kantong belanja serta botol air minum ramah lingkungan kepada Forkompimda dan pimpinan instansi vertikal.

Baca :   Sosialisasi Lantas, Satlantas Polres Waykanan Hadirkan Korban Laka

Raden Adipati Surya mengatakan, sembilan dari 10 orang di dunia terpapar pencemaran udara yang berasal dari kendaraan bermotor, industri, pertanian dan pembakaran sampah. Karena itu, tidak heran jika United Nation Environment mengangkat tema Kendalikan Polusi Udara (Beat Air Pollution) untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2019.

”Secara nasional, kita menggunakan tema pada peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini, yakni Biru Langitku, Hijau Bumiku. Ini menggambarkan upaya kita untuk mengendalikan polusi udara yang berkaitan dengan upaya untuk menata bumi kita menjadi lebih hijau,” kata Raden Adipati Surya membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup.

Baca :   Parah, Tiga Bandit Curi Rel Kereta, Total Beratnya 30 Ton

Dilanjutkan, untuk mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor, dilakukan upaya membuat kota menjadi lebih hijau. Yaitu dengan memperbanyak taman kota, membangun trotoar untuk pejalan kaki, dan membangun jalur bersepeda.

”Selain upaya-upaya tersebut, pemerintah juga melakukan pengendalian polusi udara. Antara lain dengan penerapan penggunaan bahan bakar bersih dengan bahan bakar setara standar Euro 4. Penggunaan bahan bakar yang lebih bersih ini berpotensi menurunkan tingkat emisi CO sebesar 55 persen atau 280.721,8 ton per tahun,” urainya. (sah/ais)



Komentar

Rekomendasi