Bandarlampung HUT Ke-337 Kota Bandarlampung, Pemkot Bidik Dua Rekor Muri

HUT Ke-337 Kota Bandarlampung, Pemkot Bidik Dua Rekor Muri

Suasana rapat persiapan Bandarlampung Expo tahun 2019, Senin (24/6). Foto Prima Imansyah Permana/radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung membidik dua rekor Muri, yaitu melukis Fly Over dan Rudat pada peringatan kegiatan HUT ke-337 Kota Bandarlampung.

Hal itu terungkap pada rapat persiapan Bandarlampung Expo di ruang Tapis Berseri, Senin (24/6). Rapat dipimpin Asisten I, Sukarma Wijaya dan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bandarlampung, Eva Dwiana Herman HN.

“Insya Allah ada dua rekor muri yang akan kita tampilkan. Pertama melukis Fly Over dan kedua Rudat. Kita ajak seluruh warga Bandarlampung untuk memeriahkan, karena ini adat yang harus diangkat dan seluruh anak muda harus paham,” ungkap Bunda Eva sapaan Eva Dwiana.

Dijelaskannya, Rudat merupakan perpaduan seni tari dan suara yang biasanya dipertontonkan dalam acara adat Lampung. Dengan mengenakan pakaian adat Lampung, para penari melantunkan berbagai syair dengan diiringi tabuhan rebana.  

“Kalau HUT kota Bandarlampung seperti biasa, kita ada pameran, pawai dan lainnya itu sudah biasa. Tapi terobosan baru kita ada, nanti ikon dari kota Bandarlampung, yaitu fly over akan kita lukis untuk mempercantik kota Bandarlampung,” ujarnya.

Menurnya, proses pelukisan sendiri akan dilakukan serentak di seluruh Fly Over yang ada di kota Bandarlampung ditambah satu underpass. “Ya kan ada sekitar delapan fly over plus satu underpass, semuannya akan kita lukis, dengan melibatkan seniman yang ada di Kota Bandarlampung,” imbuhnya.

Mengenai waktu pelaksanaan, Eva mengaku belum dapat dipastikan, naun perkiraannya di bulan Juni ini. “Pastinya akan dirapatkan kembali agar lebih maksimal pada hari kegiatan pelaksanaan. Mudah-mudahan seluruh masyarakat Bandarlampung dapat terhibur dengan kegiatan yang ditampilkan pada memperingati Hari jadi Kota Bandarlampung,” pungkasnya.  (Pip/kyd)

Baca :   Mayoritas LPJ Dana Kelurahan Ditolak, Penyebabnya Beragam

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini