oleh

Oknum Karyawati BUMN Dipolisikan Suami

Radarlampung.co.id – Merasa dikhianati, Dika Maryanto (31) warga  Rajabasa, melaporkan istrinya atas dugaan perzinahan dan Poliandri ke Mapolresta, Bandarlampung, Senin (24/6).

Dika yang datang bersama Pamannya,  Ahmad (52) itu menceritakan bahwa istrinya Septi Anita (31) dan Arief Istiadi (32) Warga Magetan, Probolinggo, Jawa Timur diketahui telah melakukan nikah siri sejak tahun 2017 dan baru terbongkar saat keduanya tertangkap basah sedang berada di Wisma Chandra, Selasa (11/6).

“Pertama saya curiganya sejak sehabis pulang haji 2018, kok whatsappnya selalu dikunci kalau pulang ke rumah, dalam dua bulan ini saya pakai alat semacam pengintai GPS. Ternyata dihari itu dia (Septi, red) ijin tidak pulang dan nginep di Toko. Tapi dia ada di hotel sama lelaki itu, bersama Marinir dan Adik ipar saya sendiri,” ungkap Dika saat ditemui di Mapolresta.

Saat penggrebekan di Hotel tersebut, Dika mendapati pengakuan bahwa sang istri mengaku telah menikah siri  dengan pria tersebut sejak 2017 lalu di Jakarta.

“Mereka mengakunya sudah menikah di Jakarta, kasih bukti ke saya. Dulu waktu sebelum punya anak dua, saya sering menemaninya dinas ke Jakarta, tapi karena sudah punya anak jadi saya yang jagain, mungkin disitu mereka bisa menikah,” ungkapnya.

Menurut Dika, istrinya tersebut merupakan pegawai BUMN dibagian bendahara keuangan dan saat ini dipindah ke bagian pelayanan umum di  PT Perkasa anak persahaan PGN area Lampung.

“Arief ini bekerja sebagai kepala bagian Oprasional PGN area Lampung sedang istri saya orang keuangan di PT Perkasa. Jadi mungkin disitu mereka kenal karena satu perusahaan, dan Arief ini sudah punya anak istri juga di Belitang, Sumsel sana,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Kasatserse Polresta Bandarlampung Kompol Rosef Effendi belum bisa berkomentar banyak terkait laporan tersebut. “Tentang laporan Poliandri ini sepertinya saya harus tanya dulu sama tim penyelidik,” singkatnya. (Mel/kyd)

Komentar

Rekomendasi