oleh

Arinal Mulai Loby Pusat

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Senin (24/6). Hasilnya, mereka sepakat dan mendukung Lampung menjadi lumbung logistik, ternak dan pangan nasional.

Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik Fachrizal Darminto mengungkapkan ada sejumlah poin penting yang dibahas Gubernur Arinal dan Mentan Amran Sulaiman.

“Pagi hari pak Gubernur rapat dengan Menteri Pertanian. Materinya pertama Gubernur melaporkan rencana Kartu Petani Berjaya untuk mendukung program pertanian di Lampung, sudah dapat dukungan dari Menteri,” kata Fachrizal saat dikonfirmasi, Selasa (25/6).

Kemudian, sambungnya, Gubernur juga membicarakan kerjasama dengan DKI Jakarta dalam rangka supply komoditi strategis pangan untuk Ibu Kota Negara tersebut. Hal ini juga mendapat dukungan penuh pak Mentan.

“Pak Gubernur juga melapor Lampung menjadi lumbung ternak nasional. Bahkan pak Menteri mendukung untuk memperbanyak indukan. Mentan akan memberikan fasilitas, terutama untuk inseminasi buatan dan lainnya,” jelas dia.

Lebih dari itu, lanjut Facrizal, Mentan juga akan mendukung Lampung untuk menjadi sentra pembibitan perkebunan dan pertanian. Termasuk di antaranya kopi dan kakao. “Sehingga, Lampung menjadi sentra bibit yang bisa mensuplay provinsi lainnya, jadi kita menjadi sentra bibit nasional. Kemudian mendukung upaya revitalisasi Provinsi Lampung sebagai penghasil kakao dan kopi untuk nasional,” ungkapnya.

Kemudian, siangnya Gubernur Arinal juga bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pertemuan itu memaparkan sejumlah potensi dan Lampung siap mendukung ketahanan pangan DKI Jakarta.

“Sebab Lampung penghasil komoditas yang dibutuhkan DKI Jakarta seperti beras, daging telor ayam. Skema yang akan dilakukan bisnis to bisnis antara BUMD Provinsi Lampung dengan BUMD DKI Jakarta,” terang Fachrizal.

Pada pertemuan itu turut dibahas pula tentang pemanfaatan fasilitas 10 persen saham pengelolaan potensi minyak dan gas di lepas pantai Lampung Timur yang juga terdapat wilayah DKI. (rls/dna/kyd)



Komentar

Rekomendasi