oleh

Sengketa Lahan dengan PT BMM, Warga Nglurug ke DPRD Waykanan

radarlampung.co.id-Ratusan orang dari Kampung Gunung Sangkaran Waykanan nglurug ke DPRD setempat. Warga meminta dukungan DPRD terkait sengketa lahan antara warga dengan PT.BMM. Warga mengklaim PT.BMM telah menyerobot tanah warga.

Setelah 1 jam orasi, perwakilan warga diterima oleh Ketua Komisi 1 DPRD Waykanan Hi. Arsad dan wakil ketua komisi I Sahdana S.Pdi. Turut hadir Kabag Tapem Setdakab Waykanan Edi Supriyanto, Kabag Hukum Indra RZ dan Kasatintel Polres Waykanan.

Eeng Saputra, salah satu perwakilan warga meminta DPRD mendukung langkah warga mengambil alih tanah yang diklaim warga.

Kabag Tata Pemerintahan dan Pertanahan Edi Supriyanto mengatakan sesuai dengan data pemerintahan dan keterangan para tokoh adat ada wilayah Kampung Gunung Sangkaran yang berbatasan dengan kampung Tanjung Raja Giham dan Blambanganumpu. Tapal batas ketiga kampung ini berperan menyelesaikan sengketa lahan warga dengan PT.BMM.

Ketua komisi 1 DPRD Waykanan Hi Arsyad menyatakan dengan dilihat dari data dan keterangan yang ada serta penjelasan dari pihak Pemda way kanan maka masyarakat Kampung Gunung sangkaran sudah mempunyai dasar yang kuat atas kelamin mereka pada tanah yang saat ini dikuasai oleh PT BMM.

“Bila PT BMM menolak untuk menyelesaikan persoalan dengan masyarakat Kampung Gunung Sangkaran karena hanya disebabkan oleh belum adanya Peraturan Bupati soal tapal batas maka dengan segala hormat kami meminta kepada saudara Bupati Waykanan segera menerbitkan Peraturan Bupati tersebut,” tegas Hi.Arsyad.

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Sahdana meminta agar masyarakat dapat bersabar menunggu Peraturan Bupati tentang batas kampung diterbitkan dan tapal batas dipasang oleh Pemkab Waykanan. (sah/wdi)

Komentar

Rekomendasi