oleh

12 Randis DPRD Lamteng Kapan Dilelang ?

radarlampung.co.id-Keberadaan 12 unit kendaraan dinas (randis) DPRD Lampung Tengah yang ditarik karena akan dilelang jadi sorotan DPRD Lamteng. Pasalnya, banyak randis yang ditarik bukannya dilelang tetapi diduga dipinjampakai.

Anggota DPRD Lamteng Muhammad Ghofur menyatakan pihaknya mempertanyakan keberadaan randis yang akan dilelang. “Kita sudah tanya kepada Bagian Perlengkapan Sekretariat Pemkab Lamteng, randis mana yang akan dilelang. Terutama 12 randis yang ditarik dari DPRD Lamteng beberapa waktu lalu,” katanya Minggu (30/6).

Ketika randis akan ditarik, kata Ghofur, diminta buru-buru. “Kita malah diminta buru-buru menyerahkan randis karena katanya mau dilelang. Tapi, malahan kami lihat berseliweran. Katanya dipinjampakaikan. Tidak jelas orangnya siapa yang memakai. Maunya kalau tidak jadi dilelang, kembalikan lagi saja ke DPRD,” tegasnya.

Sedangkan Wakil Ketua II DPRD Lamteng Riagus Ria meminta dalam proses lelang diumumkan di media cetak. “Saya lihat lelang randis di Lamteng tidak diumumkan di media cetak. Bisa dicontoh di kabupaten/kota lain, diumumkan di media cetak. Bukan hanya di online,” katanya.

Jika diumumkan di media cetak, kata Riagus Ria, semua masyarakat dari kabupaten/kota bisa melihat spesifikasinya dan nilai penawarannya. “Nanti masyarakat luar kabupaten/kota bisa melihat. Jadi tidak ada kesan lelang tak transparan. Kalau bisa semua lelang, bukan hanya lelang randis. Lelang proyek dan pejabat pun diumumkan juga di media cetak,” ungkapnya.

Sedangkan Kabag Perlengkapan Pemkab Lamteng Yusar Riyaman menyatakan 12 randis dari DPRD masih tahapan proses lelang. “Masih proses tahapan lelang. Kita usulkan ke bagian aset untuk penetapannya,” katanya.

Terkait randis yang belum dilelang dan malah dipinjampakaikan, Yusar mengakuinya. “Randis itu memang mau diusulkan dilelang. Tapi, ketika itu kita membutuhkan kendaraan. Makanya dipakai dahulu. Kalau sudah siap dilelang, kita akan serahkan ke bagian aset,” ungkapnya.

Masalah masukan DPRD lelang seharusnya diumumkan di media cetak, Yusar menyatakan itu urusan Bagian Aset. “Itu urusan Bagian Aset yang melelang. Kita hanya mengusulkan. Memang benar selama ini hanya diumumkan di media online,” katanya.(sya/wdi)

Komentar

Rekomendasi