oleh

ESMO, Ajang Tukar Informasi Budaya

radarlampung.co.id–Cross cultural understanding(CCU) yang di gelar English student movement (ESMO) STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung menjadi salah satu agenda yang menarik banyak perhatian. Tidak hanya bagi mahasiswa STKIP Muhammmadiyah Pringsewu,tapi juga bagi mahasiwa dari luar kampus, siswa sekolah menengah bahkan masyarakat umum.

Dalam acara ini ESMO secara khusus mengundang mahasiwa asing. Tujuannya untuk saling berbagi informasi mengenai budaya dari negara asal mereka dan budaya Lampung yang dikenalkan oleh para anggota ESMO.

Menurut Humas STKIP MPL Eko Suncaka tema yang diangkat dalam event kali ini adalah “Love Yourself and Love Your Culture.”

Dan secara tidak langsung mengajak para mahasiwa untuk semakin mencintai budaya sendiri khusunya budaya Lampung.

ESMO mengundang dua Mahasiwa Asing dari BIPA Universitas Lampung yaitu Abed Abdullah Rageh dari Yaman dan Yahya Taha dari Palestina.

Kegiatan yang di ikuti  161 peserta, berupa pengenalan budaya Lampung kepada mahasiswa asing yaitu dengan mempersembahkan berbagai tarian tradisional Lampung diantaranya tari Sigeh Pengunten sebagai tarian untuk menyambut tamu.

“Serta tari kreasi muli nyani tapis yang ditarikan oleh mahasiswi pendidikan bahasa Inggris, ” jelas Eko Senin (1/7).

Drs. H. Wanawir Am, M.M., M.Pd. Selaku wakil ketua 3 dan Rahmatika Kayyis, M.Pd.  Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris mengatakan Cross Cultural Understanding merupakan salah satu kegiatan yang menjembatani dua atau lebih kebudayaan yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman antar budaya dari negara-negara tersebut.

“Oleh karenanya ESMO mengadakan kegiatan ini sebagai upaya pemeliharan kebudayaan agar tidak dilupakan oleh para generasi muda,” jelasnya.

Selain tarian tradisional ESMO juga mempersembahakan lagu tradisional Lampung yaitu Bumi Lampung yang dinyanyikan oleh Tika Anoka Sari mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris.

ESMO juga mengenalkan aneka kuliner khas Lampung. Diantaranya Engkak, Kue Nanas, Segubal, Gegudu, manisan Kolang-kaling serta Seruit kepada Abed dan Yahya. Dalam acara CCU kedua mahasiswa asing tersebut juga memperkenalkan budaya dari negara asalnya, Abed Abdullah Rageh berbagi informasi menarik mengenai negara asalnya yaitu Yaman, serta Yahya Taha dari Palestina yang mengenalkan budayanya.Melalui suara indahnya, ia menyanyikan Tiga lagu asal Palestina.  (sag/wdi)

Komentar

Rekomendasi