oleh

OTD Jamaah Haji Tubaba Ditransfer Bulan Ini

radarlampung.co.id – Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) pada Musim Haji tahun 2019 akan mensubsidi Ongkos Transit Daerah (OTD) Haji Provinsi Lampung bagi Jamaah Calon Haji (JCH) asal bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Berdasarkan jadwal akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah 31 Juli mendatang.

OTD Haji Provinsi Lampung yang akan ditanggung Pemkab Tubaba tersebut adalah sebesar  Rp2.440.494,- perjamaah, yang nantinya akan disetorkan langsung ke Kas Umum Daerah Provinsi Lampung.

“Rencananya, subsidi kabupaten ini akan kita transfer dalam bulan ini,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kessos) pada Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Tubaba, Mansyur Yusuf, SE, MM, melalui Kasubbag Kesejahteraan Yusrizal, Senin (1/7)

Dia menjelaskan, OTD Haji tersebut digunakan untuk Biaya PP (Pulang Pergi) Transportasi Udara rute Lampung-Jakarta, Biaya PP Transportasi Darat rute Asrama Haji Rajabasa- Bandara Raden Inten II, Biaya Operasional Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), dan biaya lain-lain yang menyangkut kepentingan jama’ah haji Lampung.”Dengan demikian, jama’ah haji tidak lagi dibebankan biaya OTD Haji Lampung,” terangnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, Pemkab Tubaba juga menyiapkan anggaran sebesar Rp137 juta yang dialokasikan untuk pemberangkatan jama’ah haji dari Tubaba menuju Bandar Lampung, meliputi Biaya PP Transportasi Darat Tubaba-Bandar Lampung, dan keperluan jama’ah haji lainnya.”Uang saku tidak ada, tapi biaya PP Tubaba-Bandar Lampung dan beberapa keperluan jamaah akan ditanggung oleh Pemkab.

“Total jama’ah yang akan berangkat sebanyak 168 orang karena ada tambahan 5 jamaah lagi. Jadi hitungan perjama’ahnya sekitar Rp815 ribu,”urainya.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemkab Tubaba kepada para JCH yang diharapkan dapat meringankan beban biaya yang dipikul para jamaah dalam keberangkatannya menjalankan ibadah haji ke tanah suci.

Di sisi lain, Pemkab Tubaba juga berharap seluruh jama’ah mampu melaksanakan ibadahnya, baik yang sunnah maupun yang wajib secara sempurna dan kembali ke tanah air dengan selamat menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.

“Masing-masing JCH harus mempersiapkan keberangkatannya dengan matang, baik dari segi mental spiritual, moril dan materiilnya. Terpenting tetap menjaga kesehatannya, karena kesehatan sangat penting agar mulai dari persiapan, pemberangkatan, beribadah di tanah suci, hingga kembali ketanah air tidak terhambat karena kesehatan. Jadi, jaga kesehatan agar bisa beribadah dengan baik,”pungkasnya.(fei/rnn/kyd)

Komentar

Rekomendasi