oleh

Sistem Pendaftaran Online Masih Bingungkan Pasien RSUDAM

Radarlampung.co.id – Sistem pendaftaran secara online yang diterapkan Rumah Sakit Umum Daerah  Abdul Moeloek (RSUAM) membuat pasien rawat jalan masih kebingungan menggunakan mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM).

Berdasarkan pantauan radarlampung.co.id, terlihat pengunjung sedang diberikan arahan petugas saat mencetak  Surat Eligibilitas Peserta (SEP) Mandiri atau Pasien BPJS yang dikeluarkan 2 mesin APM tersebut.

Wita (28), warga Korpri, Wayhalim,  Bandarlampung, mengaku kebingungan dan kesulitan karena dalam menggunakan APM harus ada sidik jari Pasien.

“Lumayan bingung sih ini, karena kan emang masih baru ya, jadi harus minta bantuan petugas disini. Apalagi yang berobat yang harus sidik jari, ini anak saya Raka yang lagi sakit, jadi agak susah nempelin jari dia ke mesin. Namanya anak-anak pastinya rewel,” katanya di Gedung Instalasi rawat jalan RSUDAM, Selasa (2/7).

Menurutnya memang dengan adanya dua mesin tersebut merupakan suatu terobosan dalam inovasi pelayanan sehingga pasien tidak mengantri cukup lama.

“Kalau ada mesin ini bagus sebenernya ya, kita tida jadi lama lagi (ngantri, red), tapi ya mungkin sosialisainya juga harus agak gencar, biar pada tahu dan lancar penggunaannya bagi masuarakat ke depannya,” tandasnya.

Senada dengan Ervan ýang mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui adanya anjungan ini pada saat dirinya berobat.

“Kalau untuk Aplilasi onlinenya itu saya belum tahu, malah kalau sekarang bisa daftar online terus kasih barqode ke mesin. Anjungan ini aja saya baru tahu kalau Pasien Mandiri sama BPJS ambilnya lewat mesin itu,” pungkasnya. (mel/kyd)

Komentar

Rekomendasi