Wisata Warga Pesawaran Pegang KIA Dapat Diskon Masuk Tempat Wisata

Warga Pesawaran Pegang KIA Dapat Diskon Masuk Tempat Wisata

radarlampung.co.id-Upaya meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pesawaran. Salah satunya, bersinergi dengan Dinas Pariwisata setempat. Program yang digulirkan adalah pemberian diskon ke tempat wisata di wilayah Pesawaran bagi anak usia 0 sampai 17 tahun yang telah mengantongi Kartu Identitas Anak (KIA).

“Kita bersama Dinas Pariwisata bekerja sama dengan pelaku usaha khususnya tempat wisata. Nah, bagi anak yang sudah memiliki KIA akan diberikan potongan harga atau tiket masuk mencapai 20 sampai 25 persen,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pesawaran Ketut Partayasa pada Rabu (3/7).

Baca :   Pesawaran Adopsi Sistem Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tetangga

Kerja sama tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilakukan Disdukcapil dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat untuk mengurus KIA serta meningkatkan pencapaian KIA.

Dijelaskan, hingga saat ini capaian pencetakan KIA baru mencapai sekitar 10,10 persen atau baru mencetak 23.733 kartu dari  234.874 wajib KIA. Pencapaian tersebut terhitung sejak Januari hingga Mei 2019.

“Selain diskon untuk tempat wisata, pemilik KIA akan diupayakan mendapat diskon di beberapa toko buku,” jelasnya.

Ditambahkan Kabid Pelayananan Pendaftaran Penduduk, Erdiana Disdukcapil Pesawaran juga berencana akan bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Dimana setiap anak-anak yang akan masuk PAUD dan TK baik swasta maupun negeri wajib memiliki KIA

Baca :   Pendapatan Pesawaran Tambah Rp50,182 M

“Kedepan rencananya seperti itu, tentunya akan dibahas lebih lanjut dengan dinas terkait,”ujarnya.

Diketahui hingga saat ini, pencapaian cetak KTP yang statusnya sudah print ready record (PRR) sudah mencapai 99,57 persen atau 314.044 dari 315 398 wajib KTP. Dan jumlah penduduk Pesawaran yang mencapai 550.272 jiwa.

“Tentunya kita akan terus memberikan pelayanan semaksimal mungkin, baik pelayanan di kantor maupun melalui jemput bola (Jebol) ke desa-desa hingga wilayah kepulauan,”pungkasnya (ozi/wdi)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini