oleh

Enseval Beri Pendampingan CDOB

Radarlampung.co.id – PT Anseval Putera Megatrading (Enseval), salah satu enstitas anak usaha PT Kalbe Farma melakukan pendampingan kepada para pelanggannya yang menyalurkan obat untuk menerapkan cara distribusi obat yang baik (CDOB).

Area Business Manager Enseval Bandarlampung Danu Tri Handriyono menjelaskan, penerapan CDOB disusun sejak Tahun 2003. Kemudian mulai 2017 melalui peraturan Kepala BPOM No. 25 Tahun 2017 tentang tata cara Sertifikasi Cara Distribusi Obat yang baik, Pedagang Besar Farmasi (PBF) diwajibkan menerapkan pedoman teknik CDOB.

“Penerapan CDOB merupakan faktor penting dalam proses pendistribusian obat yang bertujuan memastikan mutu obat selama proses distribusi dan penyaluran, sehingga aman ketika dikonsumsi masyarakat,” katanya dalam kegiatan media Brief di Woodstairs Kafe, Kamis (4/7).

Menurutnya, Enseval memberikan bimbingan teknis kepada pelanggan dengan kategori PBF untuk menerapkan CDOB. Mulai dari sosialisasi, training penerapan, serta pendampingan dalam proses pengurusan sertifikasi CDOB.

“Sedangkan bagi pelanggan yang dikategorikan sebagai apotek dan toko yang menjual obat, Enseval mendorong agar para pelanggan tersebut memiliki perizinan yang sesuai dengan bidang usahanya,” tambahnya.

Hal ini, sambung dia, juga mengacu pada peraturan Menteri Kesehatan No. 26 Tahun 2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegritasi secara elektronik sektor kesehatan.

Namun, proses pengurusan perijinan bagi pelanggan di beberapa daerah dianggap menyulitkan, karena pelanggan diwajibkan harus memiliki tenaga kefarmasian yang sesuai dengan bidang usahanya. Karena itu, Enseval akan memfasilitasi mereka untuk dapat mengurus perijinan bagi pelanggan.

“Enseval senantiasa memastikan pelaksanaan CDOB dalam mendistribusikan produk obat. Saat ini Enseval telah memperoleh 46 sertifikasi CDOB dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk lokasi kantor pusat dan cabang Ensevaldi seluruh Indonesia,” tandasnya.

Kepala Komunikasi Eksternal dan Hubungan Stakeholder PT Kalbe Farma Tbk, Hari Nugroho menambahkan, CDOB juga bertujuan agar pelanggan dapat memastikan mutu obat selama proses distribusi penyaluran sesuai dengan persyaratan dan tujuan penggunaannya.

“Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat secara maksimal dari obat yang digunakan. Sesuai misi Kalbe yakni meningkatkan kesehatan untuk kehidupan lebih baik, Kalbe terus menghasilkan produk berkualitas untuk masyarakat,” tambah Hari.

Kegiatan pemberian bimbingan teknik ini juga akan dilakukan di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dimana kantor cabang Enseval beroperasi. Sebagai tahapan awal, kegiatan ini akan dimulai dari Semarang, Jember, Palembang, Makassar dan Bandarlampung.  (ega/kyd)

Komentar

Rekomendasi