oleh

Tahun Depan, 43 Desa di Mesuji Ditarget Bebas Dari BAB Sembarang

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menargetkan sebagai kabupaten bebas buang air besar sembarangan (BABS) atau open defecation free (ODF) pada tahun 2020 mendatang.

“Sejak dimulai pertama kali di Mesuji tahun 2017 saat deklarasi pertama desa ODF di Desa Margo Mulyo, Kecamatan Mesuji Timur, hingga 2019 ini, 16 desa di Mesuji telah mendeklarasikan diri sebagai desa ODF,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Mesuji Yanuar fitiran pada Radarlampung.co.id, Jumat (5/7).

Dia menambahkan, Rabu (3/7) kemarin Dinkes bersama 43 desa di Mesuji menggelar acara pertemuan sinergitas dan komitmen bersama calon desa ODF di Aula Kantor Bupati Mesuji, Wiralaga Mulya, yang dibuka langsung oleh Pj. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mesuji Indra Kusuma Wijaya.

Dia berharap pertemuan tersebut, mampu menyamakan persepsi dan menyelaraskan program masing-masing OPD, serta menguatkan komitmen dari desa-desa calon ODF, sehingga percepatan pencanangan deklarasi desa ODF dapat dipercepat.

“Saat ini baru terdapat 16 desa yang sudah ODF. Tahun 2019 ini, kami berharap 43 desa sudah ODF dan kita targetkan tahun 2020 Mesuji sudah menjadi kabupaten ODF,” ucap dia.

Dia melanjutkan, perjalanan untuk mewujudkan Mesuji sebagai kabupaten ODF secara 100% memang masih panjang, sehingga diperlukan kerjasama dan peran serta dari seluruh pihak.

Ke depan, dia berharap semakin banyak inovasi-inovasi baru, baik dari OPD terkait maupun dari masyarakat untuk menerapkan ODF di seluruh desa guna mendukung terwujudnya Mesuji menjadi kabupaten yang sehat.

“Namun, yang paling penting adalah komitmen dan konsistensi untuk menjaga agar warga tidak BABS, mendorong, membangun, serta kesadaran masyarakat sendiri,” pungkasnya. (muk/sur)



Komentar

Rekomendasi