oleh

Kembalikan Fungsi Lahan Parkir, Disper Tertibkan 200 Pedagang Pasar Panjang

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Perdagangan (Disper) Bandarlampung melakukan pemantauan sekaligus penertiban pedagang di area parkir Pasar Panjang, Senin (8/7) pagi.

Penertiban yang dilakukan bersama Banpol PP, Dinas Perhubungan, petugas keamanan, dan paguyuban Pasar Panjang tersebut tidak lain untuk mengembalikan fungsi lahan parkir yang saat ini beralih jadi tempat berdagang.

“Ya memang ada kebijakan dari Pak Wali Kota bahwa pedagang boleh berdagang di area depan pasar panjang ini dari subuh sampai pukul 07.15 WIB. Pada pukul 07.30 WIB area depan Pasar Panjang sudah harus bersih dari pedagang dan kembali menjadi lahan parkir,” ucap Kepala Disper Bandarlampung Adiansyah, Senin (8/7).

Penertiban ini mendapat tanggapan beragam dari pedagang. Namun menurut Adi pihaknya telah memberi solusi bagi pedagang yang ingin kembali berdagang telah disediakan oleh Disper area berdagang di bagian belakang pasar.

“Solusinya bagi pedagang pagi yang ingin berdagang sampai siang, kita kasih solusi di belakang kita punya area berdagang kosong dan layak bagi pedagang, serta tidak dipungut biaya alias free,” ucapnya usai melakukan penertiban.

Untuk pedagang yang berdagang di area parkir Pasar Panjang sendiri ada sekitar 200 pedagang. Terbagi dari pedagang hamparan juga pedagang di atas mobil. “Kita juga sudah bentuk paguyuban pasar agar mudah koordinasi,” ucapnya.

Memang jika berdasarkan keinginan pedagang, pedagang lebih memilih berdagang di depan. Dengan alasan lebih mudah dilihat oleh pembeli. “Selain di Pasar Panjang, juga mulai kita tata di Pasar Tugu dan Pasar Pasir Gintung,” ucapnya.

“Agar tidak kembali terulang, akan selalu disoliasaikan bersama dengan semua unsur yang ada di pasar, baik Banpol PP, Dishub, Paguyuban, satpam, dan lainnya,” ucapnya.

Ucil, pedagang sayuran, menanggapi penertiban ini tidak masalah dan memilih ikut aturan. “Ya kalau harus kebelakang dan ada waktu untuk berdagang di depan ya saya ikut-ikut aja. Asal ada tempat yang disediakan untuk dagang,” ungkapnya. (pip/sur) 

Komentar

Rekomendasi