oleh

Butuh Rp3 M untuk Menekan PTM di Pesawaran

radarlampung.co.id – Anggaran yang dibutuhkan Dinas Kesehatan Pesawaran untuk mencover pelayanan kesehatan dalam upaya menekan penyakit tidak menular (PTM) mencapai Rp3 miliar setahun. Dana tersebut diperuntukkan pengadaan peralatan kesehatan dan insentif kader pada 144 pos pembinaan terpadu (Posbindu).

Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran, Harun Tri Djoko mengatakan, peralatan  untuk pelayanan kesehatan Posbindu saat ini belum mencapai 100 persen. “Seperti pengukuran tensi darah, pengukuran gula darah dan peralatan kesehatan lainnya. Saat ini baru terpenuhi sekitar 75 persen. Namun ke depan (tahun 2020, Red) kita akan penuhi melalui dana alokasi khusus (DAK),” kata Harun Tri Djoko,Rabu (10/7).

Menurut Harun, meskipun alat untuk mengukur gula darah sudah tersedia, namun dibutuhkan stik atau jarum yang habis sekali pakai. “Tidak hanya peralatan. Bisa juga operasional, insentif kader di 144 posbindu dan lainnya. Nah, anggaran Rp3 miliar itu bisa dari DAK, APBD provinsi, APBD kabupaten dan didukung anggaran dana desa,” jelasnya.

Dilanjutkan, beberapa penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes dan lainnya disebabkan perilaku hidup yang tidak bersih dan sehat. “Seharusnya  kita menggalakkan gerakan Masyarakat hidup sehat (Germas). Di samping itu, perlu peran serta masyarakat untuk mendukung Germas,” tegasnya.

Lebih jauh Harun menambahkan, penyakit tidak menular dapat dicegah dengan perubahan perilaku yakni Cerdik (cek kesehatan secara teratur, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet yang seimbang, istirahat yang cukup dan kendalikan stres).

“Cakupan baru mencapai 30 persen. Kita akan terus maksimal agar grafik PTM tidak semakin tinggi,” tandasnya. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi