Lampung Raya Diskes Pesawaran Sosialisasi Gerakan Deteksi Dini PTM

Diskes Pesawaran Sosialisasi Gerakan Deteksi Dini PTM

Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran memberikan sambutan dalam sosialisasi gerakan deteksi dini penyakit tidak menular di aula Regency Hotel, Pringsewu, Rabu (10/7). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran memberikan sambutan dalam sosialisasi gerakan deteksi dini penyakit tidak menular di aula Regency Hotel, Pringsewu, Rabu (10/7). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Salah satu upaya meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan konseling dan penyuluhan faktor resiko (FR) penyakit tidak menular (PTM) serta upaya pengendalian PTM, dilakukan Dinas Kesehatan Pesawaran dengan sosialisasi gerakan deteksi dini faktor resiko PTM. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Regency Hotel, Pringsewu, Rabu (10/7).

Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran Harun Tri Djoko mengatakan, penyakit tidak menular telah menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Demikian juga masalah kesehatan jiwa dan Napza, menjadi perhatian serius, karena masih tingginya kasus dan konsekuensi serius bagi masyarakat.

Baca :   Berikan Uang Pengabdian untuk 45 Anggota DPRD Pesawaran

“Posbindu sebagai salah satu upaya pengendalian penyakit tidak menular (PTM) dan kesehatan jiwa masyarakat mempunyai tujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penemuan dini faktor resiko penyakit tidak menular,” kata Harun saat membuka sosialisasi.

Dijelaskan, Posbindu PTM merupakan salah satu upaya kesehatan yang berbasis masyarakat yang bersifat promotif dan preventif.

Pada dasarnya adalah kegiatan milik masyarakat yang dilaksanakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Sehingga pelaksanaan posbindu bisa dilakukan oleh kader kesehatan yang telah terlatih dengan pengawasan dari petugas puskesmas.

Baca :   Ratusan Personel Amankan Pelantikan Anggota DPRD Pesawaran

“Kegiatan ini bertujuan agar para peserta mengetahui apa itu PTM, faktor resiko, dampak dan pengendalian PTM. Kemudian melatih kemampuan peserta untuk melakukan pencatatan dan surveilance berbasis web,” ucapnya.

Salah satu tugas pokok dan fungsi posbindu adalah menggalakkan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dengan didukung peran serta masyarakat.

“Melalui kader posbindu, saya harap bisa diaplikasikan dan diwujudkan pada masyarakat masing-masing desa,” ujarnya. (ozi/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini