Berita Utama FGD DKI Lampung Minta Pemprov Teruskan Kajian Lampung Ibu Kota RI ke...

FGD DKI Lampung Minta Pemprov Teruskan Kajian Lampung Ibu Kota RI ke Bappenas

Dr. Andi Desfiandi

radarlampung.co.id – Forum Grup Diskusi (FGD) DKI Lampung meminta Pemprov untuk lebih serius melakukan pendekatan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai tindaklanjut usulan Lampung menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Republik Indonesia (RI) berdasaran Piagam Memorandum of Rafflesia

Ketua Forum DKI Lampung Andi Desfiandi menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang telah turut memaksimalkan dorongan IKN pindah ke Lampung.

“Ya kami ucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada pak Gubernur yang juga sudah mendorong IKN pindah ke Lampung. Apalagi soal pemilihan Lampung Ibu Kota bukan semata-mata untuk masyarakat Lampung saja, namun se-Indonesia. Terimakasih juga pada seluruh gubernur yang mendukung Lampung alternatif Ibu Kota Negara,” kata Andi, Rabu (10/7).

Namun sebagai relawan, Andi mengaku pihaknya berharap pemerintah pusat bisa lebih memperhatikan setiap aspirasi di bawah dan benar-benar memasukan Lampung bukan hanya alternatif namun mengkaji Lampung bisa menjadi Ibu Kota Indonesia.

Di sisi lain, sambung Andi, pihaknya juga sudah melakukan pendekatan beberapa tokoh nasional seperti Menteri Petahanan Ryamizard Ryacudu, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, pengusaha Anindya Bakri, salah satu politisi NasDem Taufik Basari, anggota DPD RI, DPR RI, dan beberapa tokoh Sumatera Selatan.

“Kami sudah menemui mereka dan mendapatkan dukungan. Kami menyerahkan kajian ilmiahnya yang telah kami susun dari tim ahli bahwa Lampung layak jadi alternatif,” tambahnya.

Andi juga berharap Pemprov Lampung bisa membangun komunikasi langsung dan lebih intensif dalam mengajukan kajian Lampung Ibu Kota ke Bappenas dan Presiden.

“Kami sebagai relawan tetap membantu Gubernur Lampung dalam langkah perjuangan Lampung jadi Ibu Kota. Kami juga rencananya jika tidak ada halangan 18 Juli nanti akan melakukan deklarasi bersama tokoh adat, agama, politik, kepemudaan, wanita dan sebagainya. Harapannya pakn Zulkifli Hasan akan hadir berikut Pak Gubernur. Kami bakal deklarasi terbuka Lampung bisa jadikan lokasi Ibu Kota pemerintahan RI,” tandasnya.

Sementara Andi menambahkan, masyarakat Lampung khususnya di Bandarlampung tidak perlu khawatir jika nantinya Lampung terpilih menjadi IKN baru RI.

“Karena ibukota tidak mungkin di Bandarlampung. Namun dilahan kosong yang akan dibangun, tidak mungkin di Bandarlampung yang sudah cukup padat. Yang jelas ini dapat menambah manfaat bagi masyarakat Lampubg kedepannya,” pungkasnya. (rma/kyd)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini