Pendidikan SMA Fransiskus Dekatkan Siswa dengan Alam Lewat MPLS

SMA Fransiskus Dekatkan Siswa dengan Alam Lewat MPLS

Murid kelas X SMA Fransiskus Bandarlampung tengah menanam bunga di kebun sekolah bersama Kepala Sekolah SMA Fransiskus Suster M. Pauli,FSGM. Foto Ruri/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id- Untuk mendekatkan anak-anak dengan alam, SMA Fransiskus Bandarlampung melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) salah satunya dengan penanaman bunga di kebun bunga SMA Fransiskus Bandarlampung, Kamis (11/7).

Kepala Sekolah SMA Fransiskus Suster M.Pauli,FSGM menjelaskan, pihaknya mengadakan penanaman bunga oleh anak-anak kelas X agar anak-anak menjadi peka dan peduli dengan alam.

“Moto Fransiskus juga mencintai lingkungan dan kehidupan. Budaya bersih, keindahan, budaya cinta lingkungan, alam, keserasasian dengan alam diajarkan di sini. Jadi, memperkenalkan kembali ke alam, alam memberi kebijaksanaan tersendiri, memberikan ketenangan, kearifan dan lainnya. Dengan kembali ke alam, anak-anak sebenarnya kembali ke hakikat semula manusia diciptakan,” jelas Suster Pauli, Kamis (11/7).

Ia menuturkan, MPLS dilakukan selama dua hari, dari tanggal 11 dan 12 Juli, dan dilanjutkan dengan pentas seni pada penutupan MPLS di hari Senin (15/7).

“Kenapa kita mengadakan MPLS lebih awal, karena jika dilakukan nanti, dikhawatirkan waktu belajar terpotong banyak. Hari pertama nanti diharapkan sudah mulai proses pembelajaran,”imbuhnya.

Dikatakannya, pihaknya juga telah mengadakan pertemuan dengan para orangtua murid-murid baru guna menyatukan langkah,visi dan misi sekolah bersama orangtua untuk mendampingi anak-anak ke depan. Agar anak-anak siap menghadapi era 4.0.

“Ada sekitar 215 orangtua siswa yang datang dalam pertemuan. Orangtua juga diajak bicara, dikenalkan banyak hal dan diajak menyadari peran orangtua yang paling utama apa,” jelasnya.

Pertemuan orang tua, lanjutnya, juga diisi dengan bagaimana proses pembelajaran di sekolah, lalu hal-hal yang wajib dilakukan dan yang disarankan untuk tidak dilakukan. Serta orangtua juga diberikan informasi tentang tata tertib sekolah.

“Setiap tahun, mengadakan pertemuan dengan orangtua siswa baru itu bagi kami suatu keharusan. Karena mereka mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan di sekolah ini. Maka harus bertemu. Supaya ada gerak bersama, itu tadi menyatukan visi dan misi,” ungkapnya. (rur/

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini