Lampung Raya Sembilan Tahun Menunggu, Akhirnya Operasi Pterygium lewat Baksos HBA Ke-59

Sembilan Tahun Menunggu, Akhirnya Operasi Pterygium lewat Baksos HBA Ke-59

Operasi Katarak dan Pterygium di Rumah Sakit Panti Secanti, Gisting yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa Ke-59, Jumat (12/7). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Operasi Katarak dan Pterygium di Rumah Sakit Panti Secanti, Gisting yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa Ke-59, Jumat (12/7). FOTO RIO ALDIPO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Tim dokter yang ditunjuk Kejaksaan Agung sudah mulai melakukan operasi Katarak dan Pterygium, di Rumah Sakit Panti Secanti, Gisting, Jumat (12/7). Operasi ini menjadi rangkaian kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59 Tahun 2019.

Ketua tim dokter dr. Andreas mengatakan, hari pertama direncanakan 150 pasien Katarak dan Pterygium dioperasi. “Untuk hari ini, kita mulai pukul 13.00 WIB. Hingga pukul 15.00 WIB, sudah 34 pasien kita operasi,” kata Andreas. Satu pasien memakan waktu 10-15 menit.

Tim dokter yang bertugas juga belum full team. Baru tujuh dokter spesialis mata. ”Ya, hari ini memang belum full dokternya. Tapi itu tak jadi kendala. Besok baru dokternya full 12 orang,” sebut Andreas yang tergabung dalam Himpunan Bersatu Teguh (HBT).

Baca :   Tanggamus Bakal Miliki SPBE

Andreas melanjutkan, masih banyak penderita Katarak dan Pterygium di Tanggamus. Hal itu disebabkan masih minimnya pengetahuan masyarakat, ditambah belum ada klinik atau rumah sakit spesialis maupun dokter spesialis mata di kabupaten itu.

Sementara Kepala Seksi Datun Kejari Tanggamus Faisal Cesario Arapenta mengatakan, kuota untuk operasi mata dalam rangka HBA Ke-59 sebanyak 300 pasien. Rinciannya, 250 bagi penderita Katarak dan 50 untuk Pterygium.

“Untuk besok, jumlah pasien yang dioperasi lebih banyak lagi. Akan ditinjau langsung bapak Jaksa Agung H.M. Prasetyo dan ibu Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD) pusat Ros Ellyana. Minggu (14/7), pasien yang dioperasi dibuka perbannya di RSUD Kotaagung,” kata Cesario mewakili Kepala Kejari Tanggamus David P. Duarsa.

Baca :   Program 55 Rencana Aksi Desa Asik Tetap Prioritas

Menurut Faisal Cesario, hingga sore, belum ada pasien yang gagal operasi karena terkendala kesehatan. “Alhamdulillah, berdasarkan screening terakhir, semua pasien dinyatakan layak operasi,” ujarnya.

Sementara Siti Amanah (29), warga Pekon Belu, Kecamatan Kotaagung Barat mengaku senang dengan baksos operasi Katarak dan Pterygium. ”Alhamdulillah, senang. Sudah lama saya nanti-nanti. Dari usia 20 tahun, pengin operasi. Tapi baru kesampaian ini,” kata penderita Pterygium. (ral/ehl/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini