oleh

Dewan Himbau Dinas Adakan Pelatihan untuk BUMDes di Tanggamus

radarlampung.co.id – Anggota DPRD Tanggamus Herlan Adiyanto mengimbau dinas terkait mengadakan pelatihan untuk seluruh anggota Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mulai dari manajemen pelaporan keuangan, penggalian potensi pekon hingga penggerak ekonomi pekon.

Pelatihan tersebut sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kapasitas BUMDes. “Tidak semua pekon mengerti cara mengembangkan BUMDes,” kata Herlan.

Menurut dia, salah satu penyebab sulitnya mengembangkan BUMDes selama ini karena minimnya sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki pengelola. Karena itu sangat dibutuhkan campur tangan dari pemerintah untuk mengadakan pelatihan.

Baca :   Pilkakon Ditunda, Tahapan Tetap Jalan  

“Selain meningkatkan kapasitas BUMDes, pelatihan ini juga bisa memberikan pemahaman terhadap mekanisme pelaporan yang akuntable,” tegasnya.

Kemudian, terus Herlan, setelah pelatihan, kapasitas pengelolaan BUMDes bisa ditingkatkan sehingga program Pemkab Tanggamus dalam rangka pengentasan kemiskinan di pekon melalui pemanfaatan potensi untuk meningkatkan ekonomi produktif dapat berjalan maksimal.

“Tujuan dibentuknya BUMDes ini sudah jelas. Seharusnya pelatihan tidak perlu ditunda atau menunggu perintah. Kami meminta supaya dinas dapat segera melakukan pelatihan kepada pengelola BUMDes ini,” tandasnya.

Diketahui, peningkatan perekonomian pekon melalui program pembentukan BUMDes di Tanggamus belum berjalan maksimal. Terlihat masih banyaknya kendala yang menjadi penghambat pemerintah pekon untuk mengembangkan pengelolaan lembaga perekonomian milik pekon tersebut. Salah satunya SDM yang minim.

Baca :   Pilkakon Ditunda, Tahapan Tetap Jalan  

Sekretaris Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Tanggamus, Nurul Fihri mengaku selama ini pengembangan BUMDes belum maksimal.

Minimnya SDM yang dimiliki pemerintah pekon, seharusnya menjadi acuan Pemkab Tanggamus untuk mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) ke pekon sebagai pengelola. Baik mengenai aturan maupun cara pengembangannya. (zep/ehl/ais)

Komentar

Rekomendasi