Provinsi Pemprov-Bulog Lampung Bersinergi Tekan Harga Beras

Pemprov-Bulog Lampung Bersinergi Tekan Harga Beras

Wagub Chusnunia saat beraudiensi dengan Perum Bulog Regional Lampung di Ruang Kerjanya, Senin (15/7). Foto Humas Pemprov Lampung for radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Pemprov Lampung bersinergi dengan Perum Bulog untuk menekan harga beras. Harapanya, harga kebutuhan pokok tersebut relatif murah sehingga bisa dijangkau semua lapisan masyarakat.

“Kita lakukan berbagai upaya agar harga beras ini dapat lebih murah dengan kualitas baik, untuk diterima di masyarakat,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia saat menerima audiensi dari Perum Bulog Divisi Regional Lampung, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Senin (15/7).

Menurut Nunik sapaan Chusnunia, harus ada langkah serta upaya yang harus dilakukan untuk menghasilkan komitmen bagi kesejahteraan masyarakat. Sehingga masyarakat juga dapat menikmati harga beras yang murah.

“Bagaimana beras ini bisa kita lakukan subsidi dengan menghadirkan pasar murah. Nanti program ini akan saya sampaikan kepada pak Gubernur,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perum Bulog Divisi Regional Lampung Faisal menyebut pihaknya bersama Pemprov Lampung akan melakukan penghitungan untuk menghadirkan beras murah di tengah masyarakat.

“Akan disusun rencana agar beras Bulog itu bisa diterima masyarakat tetapi dengan harga yang relatif lebih murah. Dari pihak Pemprov Lampung sedang melakukan suatu perhitungan-perhitungan agar beras Bulog itu lebih banyak lagi diterima masyarakat dengan harga terjangkau,” ujar Faisal.

Ditambahkan Kasi Sekretariat Umum dan Humas Bulog Divre Lampung Rafki Ismael, kunjungan ke Pemprov Lampung ini juga sebagai pengenalan antara Pimpinan dan Pemprov Lampung dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Bulog juga meminta dukungan provinsi untuk penyalurannya ketika barang keluar Oktober 2019, sehingga nantinya diharapkan beras kembali dapat di serap lagi dari petani.

“Ya tadi juga kami sampaikan kepada Bu Wagub, bahwa stok di kami cukup dan hampir seluruh gudang kita penuh semua. Nah untuk ke pemprov kami berharap sinergi kaitannya pada penyaluran beras-beras yang ada kami di kami dengan harapan bisa revolving,” jelas Rafki.

Rafki melanjutkan dalam pertemuan tersebut juga membahas kerjasama karena adanya program subsidi beras dari Provinsi. Jadi bantuannya rencananya menggunakan beras dari Perum Bulog.

“Tadi kami juga sampaikan komoditi lain yang ada di Bulog mulai gula, minyak, telur, daging. Kami juga sudah siap mnyalurkan daging kerbau dan sapi, mamun beberapa waktu lalu ada surat dari Pemprov kalau daging kerbau belum boleh beredar di Lampung. Namun kini kami siap mensupport kerbau dan sapi jika dibutuhkan stabilisasi daging beku,” pungkasnya. (rma/rls/kyd)

Baca :   Pemprov Lampung Klaim Telah Salurkan Rp1,12 T Dana BOS

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini