oleh

Swiss-Belhotel Lampung Tambah Fasilitas Karaoke

Radarlampung.co.id – Swiss-Belhotel Lampung menambah beberapa fasilitas baru untuk memberikan pelayanan maksimal bagi pengunjung dan para tamu Hotel. Di antaranya, fasilitas Karaoke Executive dan Music Lounge.

Hal itu diungkapkan General Manager (GM) Swiss-Belhotel Lampung Fauzi Firdaus saat berkunjung ke Graha Pena Radar Lampung bersama Marketing Communication Shaela Hani, Senin (15/7).

“Karaoke Executive tersebut sudah dibuka sejak Desember 2018 kemarin. Menyediakan 12 ruang yang terbuka untuk pengunjung dan tamu hotel,” kata Fauzi.

Dia melanjutkan, adanya penambahan fasilitas dan tempat hiburan di Swiss-Belhotel sendiri berkontribusi dalam memberikan peningkatan okupansi hotel, meski belum signifikan hingga sekarang.

“Karena tadinya ada orang yang tidak ingin menginap karena tidak ada tempat hiburan, sekarang sudah jadi salah satu pilihan pengunjung setelah sudah ada fasilitas baru,” ujarnya.

Fauzi juga optimis industri perhotelan di Lampung akan terus berkembang meski belum stabil. Terlebih, dengan dibukanya akses jalan tol yang dapat menyambungkan Lampung dengan daerah sekitarnya.

“Apalagi nanti kalau Agustus jadi diresmikan akses (tol, red) yang sampai ke Palembang, kita berharap banyak orang Palembang dan Jakarta yang datang ke Lampung nantinya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Fauzi juga mengungkapkan bahwa sejumlah hotel di Lampung juga telah menyiasati pengunjung dengan menggulirkan program Great Sales di awal Tahun 2019. Ia berharap, awal tahun tidak lagi menjadi momok bagi semua hotel, dengan adanya anggapan bahwa Hotel akan sepi di awal tahun.

Karenanya, Swiss-Belhotel juga akan berupaya untuk memberikan berbagai promo menarik untuk menarik minat pengunjung.

“Great sales sendiri memang tidak menambah okupansi, tapi menutupi kekurangan (okupansi) sebelumnya. Sebab di awal tahun kemarin perusahaan dan pemerintahan belum ada kegiatan, sehingga kita buat Great Sales supaya hotel tidak terlalu kosong,” terangnya.

Ditanya tentang okupansi hotel, Fauzi mengakui keadannya memang masih naik turun. Ia mengatakan, sebelum memasuki bulan puasa keadaan okupansi hotel diakui menjadi lebih baik. Sebab banyak agenda pemerintahan yang digelar serta ditambah dengan libur panjang sekolah.

Dan memang untuk okupansi hotel sendiri masih naik turun, di awal bulan puasa kemarin memang sempat meningkat karena banyak kegiatan pemerintahan yang dilaksanakan sebelum puasa, kemudian ditolong juga dengan liburan panjang sekolah.

“Tapi setelah itu turun lagi, jadi memang belum stabil. Tergantung bulan dan kegiatan. Namun kita masih tetap optimis, sebab di September sepertinya ada event nasional. Kemudian tren biasanya setelah lebaran okupansi akan naik sampai menjelang libur Natal,” pungkasnya. (Ega/kyd)



Komentar

Rekomendasi