oleh

Pesawaran Adopsi Sistem Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tetangga

radarlampung.co.id – Selain memamerkan hasil bumi, kontingen Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) Pesawaran juga akan mengadopsi sistem peternakan dan perikanan air tawar kabupaten tetangga. Hal ini dikatakan Ketua KTNA Pesawaran Sucipto, Selasa (16/7).

“Kita memiliki potensi daerah yang mirip dengan Pringsewu dan Lampung Selatan untuk pengembangan perikanan serta peternakan. Keberhasilan mereka akan kita contoh,” kata Sucipto.

Menurut dia, untuk peternakan khususnya sapi, pihaknya akan mencontoh Lampung Selatan. Kemudian perikanan air tawar, Pringsewu telah berhasil mengekspor ikan Patin ke Timur Tengah.

Baca :   Hati-hati! Ombak Bisa Mencapai Empat Meter

“Selaku Ketua Komisi II, saya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perikanan agar kita mengikuti langkah kabupaten lain untuk memaksimalkan potensi perikanan kita. Saya rasa, kita (Pesawaran, Red) memiliki potensi yang hampir mirip dengan Pringsewu,” ucapnya.

Dilanjutkan, KTNA Pesawaran juga melakukan promosi dan pemasaran produk asli daerah. Seperti produk kakao (bibit dan makanan olahan), tanaman pala, bibit cengkih, produk makanan ringan (kelompok wanita tani) berupa rempeyek kacang, aneka keripik, dan manisan buah pala.

“Di sana (Peda KTNA, Red), kita saling berbagi ilmu serta pengalaman tentang pertanian, perkebunan, perikanan dan lainnya. Jadi apa yang kita punya, dibagi ke kabupaten lain. Begitu pun sebaliknya,” paparnya.

Baca :   Salurkan 45 Ribu Benih Ikan King Kobia untuk Pokdatan

Lebih jauh Sucipto mengungkapkan, dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak Senin (15/7), kontingen KTNA mendapatkan pelatihan tentang peternakan, perikanan dan pertanian serta perkebunan.

“Ilmu peternakan masih kurang, ambil dari Lampung Selatan. Perikanan air tawan kita adopsi dari Pringsewu. Begitu juga sebaliknya, abupaten lain belajar pertanian dari kita. Saling mengisi,” tegasnya. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi