oleh

Tipe Berubah, Pendapatan Rumah Sakit Bakal Turun

radarlampung.co.id – Perubahan tipe rumah sakit di Lampung akan berdampak pada penurunan pendapatan. Ini terjadi pada rumah sakit yang turun kelas ke C. Salah satunya terkait tariff atau biaya berobat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandarlampung Muhammad Fachriza membenarkan, penurunan tipe rumah sakit berpengaruh terhadap tarif atau biaya berobat. ”Iya, ke tarif. Lebih turun. Selain itu, tarif pelayanan yang lain masih berjalan seperti biasa. Bahkan bisa langsung ditangani,” kata Muhammad Fachriza, Rabu (17/7).

Menurut Muhammad Fachriza, surat dari Kementerian Kesehatan tersebut juga berpengaruh terhadap klaim BPJS Kesehatan. ”Kalau (tarif) turun, akhirnya berdampak pada pembayaran klaimnya. Tentunya juga turun. Ini menyesuaikan kelas rumah sakitnya,” ujarnya.

Baca :   PANGKAS BIAYA OPERASIONAL

Dilanjutkan, pihaknya kini aktif berkoordinasi dengan rumah sakit di Bandarlampung. ”Rumah sakit masih diberi kesempatan 28 hari untuk memutuskan keberatan atau tidak. Jika keberatan, masih diberikan waktu hingga 35 hari untuk mempersiapkanya. Artinya tidak merta langsung (turun kelas),” tegasnya.

Terpisah, Kabag Humas Rumah Sakit Jiwa Lampung David mengaku, penurunan tipe tersebut berimbas pada pendapatan rumah sakit. ”Iya, bisa dikatakan seperti itu. Pemasukan rumah sakit akan turun,” kata David.

Diketahui, penurunan tipe 17 rumah sakit di Lampung ini berdasar surat rekomendasi penyesuaian kelas rumah sakit hasil reviu kelas rumah sakit oleh Kementrian Kesehatan, Senin (15/7).

Baca :   Banjir Kiriman, Ratusan Rumah di Kalibalau Kencana Terendam

Kemudian mengacu Undang-Undang Nomor 44/2009 tentang Rumah Sakit, Peraturan Presiden Nomar 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan. Pasal 27 ayat 2 menyebutkan, dalam hal ditemukan ketidaksesuaian kelas rumah sakit berdasar peraturan perundang-undangan pada saat kredensial atau rekredensial, maka BPJS Kesehatan harus melaporkan kepada Menteri Kesehatan untuk dilakukan review.

Selanjutnya berdasar Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56/2014 tenteng Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor340MENKES/PER/III/2010 tentang Rumah Sakit. (mel/ais)



Komentar

Rekomendasi