Lampung Raya Gorong-gorong Amblas, Jalan Lintas di Tanggamus Terancam Putus

Gorong-gorong Amblas, Jalan Lintas di Tanggamus Terancam Putus

Gorong-gorong di jalan lintas pesisir penghubung antarkecamatan di Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kotaagung Timur amblas dan membahayakan pengendara. FOTO UJI MASHUDI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Gorong-gorong di jalan lintas pesisir penghubung antarkecamatan di Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kotaagung Timur amblas dan membahayakan pengendara. FOTO UJI MASHUDI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Warga Kecamatan Limau dan Kotaagung Timur berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus segera memperbaiki ruas jalan lintas pesisir antarkecamatan. Pasalnya jika dibiarkan, gorong-gorong amblas di jalur tersebut bisa menyebabkan jalan putus.

Menurut Sobir, warga Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, kerusakan terparah terjadi di Pekon Sukabanjar, Kotaagung Timur. Separuh gorong-gorong amblas. Bahkan sebagian badan jalan sudah tidak bisa dilewati.

“Ini dari dulu dibiarkan saja. Sudah ada dua tahunan, akhirnya tambah besar lubangnya. Terus tambah juga lubang sebelahnya,” kata Sobir.

Menurut dia, awalnya kerusakan hanya terjadi pada bagian bahu jalan sebelah Selatan. Lantaran tidak ada perbaikan, akhirnya melebar hingga memakan badan jalan.

Baca :   Rekrutmen CPNS, BKPSDM Tanggamus Tunggu Informasi Pusat

“Dulu, masyarakat sudah tutup pakai batang-batang kayu. Tapi dari pemerintah tidak ada perbaikan. Akhirnya dibiarkan saja sama warga,” sebut dia.

Dilanjutkan, titik tersebut yang mengalami kerusakan paling parah dan berbahaya. Sebab dibawahnya jurang dan pantai. Kedalamannya lebih dari empat meter. Sedangkan sisi jalan seberangnya tebing yang memiliki aliran air dari atas.

“Kalau malam, bahaya sekali lewat sini. Selain gelap, jauh dari rumah orang. Bisa-bisa masuk ke lubang itu,” tegasnya.

Baca :   Bupati Dewi Handajani Ingatkan DPRD Adalah Mitra Pemerintah

Untuk melalui titik ini, kendaraan harus bergantian, khususnya mobil. Sebab badan jalan hanya tersisa satu meter dan satu meter lagi sisanya bahu jalan di seberang. Sekarang pun sudah mulai amblas.

“Mungkin kalau musim hujan nanti, sudah putus jalan ini,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Bina Marga Tanggamus Bowo Nugroho belum bisa dikonfirmasi. Begitu juga dengan Kepala Bidang Bina Program Dwi Novi. Pesan singkat yang dikirimkan juga belum dibalas. (uji/ehl/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini