Bandarlampung Kondisi Mulai Membaik, Sultan Menunggu Jadwal Operasi

Kondisi Mulai Membaik, Sultan Menunggu Jadwal Operasi

Sultan (2,5 bulan), bayi asal Wonosobo, Tanggamus yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) karena menderita penyumbatan usus. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID
Sultan (2,5 bulan), bayi asal Wonosobo, Tanggamus yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) karena menderita penyumbatan usus. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Kondisi Sultan (2,5 bulan) mulai membaik. Bayi asal Wonosobo, Tanggamus ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) dengan diagnosa menderita penyumbatan usus. Ini menyebabkan perut anak ketiga pasangan Ghozali (42) dan Armanah (38) tersebut membesar.

Penyakit tersebut diketahui saat Sultan berusia empat hari. Di mana, balita ini kesulitan buang air. Namun saat itu hanya rawat jalan di Tanggamus.

Armanah mengatakan, atas saran dari pihak BPJS Kesehatan, Sultan dirujuk ke RSUDAM. Ia menjalani perawatan sejak Kamis (18/7). ”Iya, kita rujuk atas petunjuk pihak BPJS Kesehatan yang melihat salah satu postingan putra kami di media sosial. Sudah dua hari ini (dirawat). Alhamdulillah, sudah mulai kempes perutnya,” kata Armanah ditemui Radarlampung.co.id, Jumat (19/7).

Baca :   Toko Hangus, Pemilik Luka Bakar Parah

Armanah menuturkan, saat ini Sultan sedang puasa. Rencananya ia akan menjalani operasi. ”Kata dokter, Sultan harus dioperasi. Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan bantuan,” sebut dia.

Terpisah, Kabag Humas RSUDAM Akhmad Safri mengungkapkan, penyumbatan pada usus Sultan membuat perutnya perlahan membesar. ”Bayi Sultan menderita silius atau penyumbatan usus. Jadi dia minum susu, tapi sulit buang air. Itu menyebabkan perut mengembang atau membesar,” kata Safri.

Baca :   Ternyata, Pj. Kapekon Diduga Terlibat Narkoba, Memang Bermasalah

Dilanjutkan, dokter sudah melakukan tindakan intensif untuk merawat bayi tersebut. ”Saat ini sedang perbaikan keadaan umum lekosit dan lainnya. Untuk tindakan operasi, itu melihat hasil kondisi umumnya,” ujarnya. (mel/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini