oleh

Kuota Tak Terpenuhi, Sekolah Ini Hanya Ada Tiga Siswa Baru

radarlampung.co.id- Meskipun jumlah siswa beberapa sekolah swasta tidak terpenuhi, namun semangat untuk belajar dari siswa dan semangat mengajar dari tenaga pendidik SMA Sriwijaya Bandarlampung.

Meskipun peserta didik baru tahun pelajaran 2019/2020 hanya tiga orang, proses pembelajaran tetap dilakukan dengan menggunakan kurikulum 2013 dan KTSP.

Kepala Sekolah SMA Sriwijaya Liza Fatriany,I.Z., mengatakan, seluruh siswa di SMA Sriwijaya berjumlah 12 orang yang terdiri dari Kelas X sebanyak 3 orang, XI 4 orang, dan XII sebanyak 5 orang.

“Iya, memang seperti ini keadaannya. Peserta didik baru kita ada 3 orang. Kemarin ada juga yang mau masuk, anaknya dari SMP Negeri, tapi saya saranin buat sekolah di swasta yang bagus. Karena kasihan kalau masuk ke Sriwijaya. Kalau anaknya putus sekolah, atau paket, ya kami terima tapi kan kadang ada yang mau ada yang tidak. Tapi kalau anak mampu, kalau bisa bersekolah di sekolah yang lebih bagus,” kata Liza, Jumat (19/7).

Wakil Kepala SMA Sriwijaya, Destrin menuturkan, bukan hanya sekolahnya saja yang mengeluhkan sedikitnya jumlah siswa baru, tetapi juga beberapa sekolah swasta di Bandarlampung.

“Ya kita ingin ada pemerataan di sekolah swasta, jadi butuh perhatian juga. Karena yang mengajar di swasta ini juga tidak main-main. Guru-gurunya mempunyai gelar sarjana, dari perguruan tinggi ternama, bahkan guru di sini juga ada yang sudah sertifikasi. Ya karena kita ingin mentransfer ilmu yang kita dapat ke anak-anak, meskipun di sini hanya sedikit muridnya, tetap kita lakukan,” ungkapnya. (rur/wdi)

Komentar

Rekomendasi