Lampung Raya Pematangsawa Dapat Bantuan Ribuan LTSHE dari Kementerian ESDM

Pematangsawa Dapat Bantuan Ribuan LTSHE dari Kementerian ESDM

Camat Pematangsawa Agus Somad menyerahkan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari Kementerian ESDM untuk warga yang diwakili Pj Kepala Pekon Waynipah Nurdin. FOTO DOKUMENTASI KECAMATAN PEMATANGSAWA
Camat Pematangsawa Agus Somad menyerahkan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari Kementerian ESDM untuk warga yang diwakili Pj Kepala Pekon Waynipah Nurdin. FOTO DOKUMENTASI KECAMATAN PEMATANGSAWA

radarlampung.co.id – Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk masyarakat Kecamatan Pematangsawa, Tanggamus.

Perwakilan Kementrian ESDM Riyan mengatakan, LTSHE lebih praktis, awet dan fleksibel. Sebab tidak menggunakan akumulator seperti lampu tenaga surya pada umumnya.

“LTSHE juga memiliki charger untuk menambah daya dan lampu bisa dibawa keluar rumah untuk penerangan. Kemudian, panel bisa bertahan hingga lima tahun,” kata Riyan usai penyerahan bantuan LTSHE di kantor Kecamatan Pematangsawa. Ia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Baca :   Terbukti Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Oknum Staf Kejari Bakal Ditindak Tegas

Sementara Camat Pematangsawa Agus Somad mengungkapkan, bantuan dari Kementrian ESDM sebanyak 1.183 unit LTSHE untuk masyarakat enam pekon. Meliputi Pekon Tampangmuda, Tirom, Martanda, Telukberak, Wayasahan dan Waynipah.

Untuk masyarakat Pekon Tampangmuda sebanyak 321 unit, Pekon Tirom 407 unit, Martanda 140 unit, Telukberak 89 unit, Wayasahan 40 unit dan Waynipah 177 unit.

“Bantuan LTSHE ini sebagai bentuk respon dari Bupati Tanggamus menindaklanjuti usulan warga beberapa waktu lalu. Kemudian sebagai komitmen dari 55 Aksi. Salah satunya membangun Tanggamus dari pekon,” kata Agus Somad.

Baca :   Perampokan di Ulubelu Libatkan Bekas Anak Buah Korban

Salah seorang warga Pekon Tampang Muda Rohmudin mengaku bersyukur mendapatkan bantuan LTSHE. Lampu tenaga surya tersebut memang dibutuhkan oleh warga Pematangsawa untuk penerangan malam hari.

Sebab wilayah tersebut belum memiliki jaringan listrik PLN, karena terkendala akses jalan. “Alhamdulilah. Dapat bantuan lampu tenaga surya. Kami berharap, ke depan bupati juga bisa mengupayakan akses jalan menuju wilayah Selatan Pematangsawa. Dengan begitu jaringan listrik PLN bisa masuk,” pungkasnya. (uji/ehl/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini