Ekonomi Bisnis Kadin Lampung Jalin Kerjasama Tiga Negara 

Kadin Lampung Jalin Kerjasama Tiga Negara 

Ketua Kadin Lampung Muhammad Kadafi (depan kanan) dan rombongan saat kunjungan silaturahmi ke markas Graha Pena Radar Lampung, Kamis (21/2). Kedatangan diterima langsung oleh Direktur Radar Lampung Hi. Taswin Hasbullah (depan kiri) dan jajaran Redaksi. Foto Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Lampung terus berupaya mejajaki rencana kerjasama dengan para pengusaha di tiga negara. Brunai, Singapura, dan Malaysia.

Ketua Kadin Lampung Muhammad Kadafi mengatakan, pihaknya masih akan berkoordinasi bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terkait strategi yang akan dilakukan untuk menggelar kerjasama dengan ketiga negara tersebut.

“Supaya apa yang disampaikan oleh kita nantinya, sesuai dengan apa yang dibutuhkan para pelaku usaha di sana (tiga negara, Red). Setelah itu baru kita gelar MoU dengan Kadin di sana,” katanya.

Ia melanjutkan, peluang yang dapat diambil Provinsi Lampung pada kesempatan kerjasama antara lain di bidang pertanian dan pangan. Sebab, Lampung mempunyai kualitas pertanian dan pangan yang luar biasa. Terlebih untuk sektor tanaman organik.

“Kemudian di Malaysia itu sekarang masyarakatnya mulai suka dengan tanaman organik, kemudian tangkapan ikan, daging, dan lain-lain. Kalau untuk Malaysia, kita sudah lakukan MoU memang. Hanya tinggal pelaksanaannya saja,” tambahnya.

Kadin Lampung juga masih menunggu arahan pemerintah daerah untuk menyusun strategi kerjasama antara Kadin Lampung dengan Brunai dan Singapura. Menurutnya hal tersebut akan berjalan baik, sebab Brunai diketahui sedang gencar melakukan ekpansi dan membangun komunikasi dengan negara-negara serumpun.

“Nah peluang semacam ini yang harus kita manfaatkan. Beberapa waktu lalu juga kita sudah berdiskusi dengan Dubes Australia, kita sedang meminta data dari mereka tentang apa saja yang dibutuhkan oleh negara tersebut dalam menjalin kerjasama,” katanya.

Selanjutnya, sambung dia, para pengusaha dari Malaysia akan melakukan visitasi ke Lampung dan memaparkan segmentasi peluang usaha yang bisa terjalin antara kedua pihak.

“Mungkin di antaranya sektor pariwisata dan bisnis riil, sebab pertumbuhan pariwisata di Malaysia juga cukup besar. Rencana visitasi ini masih kita komunikasikan dengan gubernur Lampung dalam satu atau dua minggu ini,” tandasnya. (ega/sur) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini