oleh

Field Workshop, LPPM IAIN Metro Hadirkan Peneliti Monash University

radarlampung.co.id-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Metro melalui Pusat Penelitian dan Publikasi melaksanakan kegiatan Field Workshop Riset Kolaborasi Internasional Tahun 2019 di Sartika Hotel Pesisir Barat, Sabtu-Minggu (20-21/7).

Kegiatan yang diikuti oleh dosen IAIN Metro menghadirkan seorang peneliti asal Monash University Australia, Prof. Julian Patrick Millie, Pemangku Adat Lampung  Sai Baten Aki Darmansyah dan A.E Wardhana.

Prof. Julian menyampaikan urgensitas dan posisi riset dalam ranah dunia akademisi, selain sebagai upaya membangun teori-teori baru, juga sebagai upaya mengungkap rahasia-rahasia dalam sebuah tradisi atau peristiwa yang terjadi dalam sebuah masyarakat.

“Tentunya hal itu mempunyai peran besar dalam peradaban kehidupan utamanya dalam implementasi ajaran agama Islam,” katanya dalam keterangan pers, Minggu (21/7).

Dirinya juga sempat menyinggung tentang penelitian Dr. Ervan Nurtawab, M.Pd, Dosen IAIN Metro yang merupakan alumni Monash University Australia, tentang metode Pengajaran Tafsir Jalalain di Pondok Pesantren.

Dari penelitian tersebut ditemukan teori dan hikmah metode pengajaran yang disebut dengan metode bandongan dan sorogan terhadap keberhasilan pengajaran.

Kegiatan itu juga disini oleh narasumber dan Tokoh Lampung Sae Batin Aki Darmansyah, dirinya menyampaikan akan keluhuran budaya Lampung yang dibangun diatas teori agama Islam, serta sejarah awal masuknya agama Islam di daerah Lampung.

Wakil Ketua DPRD Pesisir Barat itu, diperkuat dengan bukti-bukti peninggalan atau tempat bersejarah yang masih terawat dengan baik yang ada di daerah Pesisir Barat.

Kegiatan Field Workshop Riset Kolaboratif dimulai dengan Pemaparan dari para Ahli dan tokoh Masyarakat Lampung kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada di daerah Pesisir Barat, diantaranya Makam Keramat Manula TBBS. (rls/apr/wdi)



Komentar

Rekomendasi