Bandarlampung Membaik, Korban Laka di JTTS Belum Mau Ditemui

Membaik, Korban Laka di JTTS Belum Mau Ditemui

Anggota Polsek Natar melihat kondisi Yantasman yang masih menjaalani perawatan pasca kecelakaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Km 102. FOTO DOKUMEN POLSEK NATAR
Anggota Polsek Natar melihat kondisi Yantasman yang masih menjaalani perawatan pasca kecelakaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Km 102. FOTO DOKUMEN POLSEK NATAR

radarlampung.co.id – Kondisi Yantasman (42), warga Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan yang menjadi korban kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Km 102 mulai membaik. Tim dokter Rumah Sakit Bumi Waras Bandarlampung sudah melakukan tindakan operasi pada bagian dagu.

Humas dan Marketing Rumah Sakit Bumi Waras Meilisa mengatakan, pascaoperasi, Yantasman sudah mulai bisa berbicara. Namun lelaki yang kehilangan istri dan anak ini belum bisa ditemui.

”Belum bisa ditemui. Belum ada persetujuan. Pasien tidak mau ditemui, kecuali keluarganya,” kata Meilisa, Senin (22/7).

Baca :   Kasus Mayat Dalam Kolam, Polisi Sita Puluhan Meter Kabel

Dilanjutkan, lelaki yang bekerja di PT Semen Baturaja ini masih dalam pengawasan dokter. “Saat ini dirawat di Ruang Garuda 2 dan sedang fase pemulihan. Mungkin karena itu, pasien belum mau ditemui,” sebut dia.

Diketahui, istri Yantasman, Fitri Oktavia (40) dan anak mereka Reggina Wafiqah (18) tewas dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Kamis (18/7). Sementara Yuntasman menjalani perawatan di RS Medika Natar.

Kapolsek Natar AKP Hendy mengatakan, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Innova BG 1286 FI yang dikendarai Fitri melaju dari arah Terbanggibesar menuju Bakauheni. Diduga saat melintas di kawasan Branti, mobil hendak mendahului kendaraan didepannya dengan menggunakan lajur kiri.

Baca :   Dor! DPO Kasus Narkoba Asal Melinting Tewas Tertembak

Pada saat bersamaan, melaju truk BD 8904 KF yang dikendarai Endang Saputra (38), warga Desa Mojorejo, Kecamatan Sindangkelingi, Kabupaten Sindangkelingi, Jambi.

“Mobil Innova mau motong kendaraan didepannya lewat jalur lambat. Diduga pengendara tidak melihat ada truk didepannya. Jarak sudah dekat sehingga tidak dapat menghindar lagi. Innova menabrak bodi belakang truk,” kata Hendy mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan. (mel/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini