oleh

Indonesia Darurat Sampah Plastik

Radarlampung.co.id – Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Dari total itu, 3,2 juta ton sampah plastik dibuang ke laut. Sementara kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau 85 ribu ton.

Sampah plastik yang ada di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut bahwa Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik terbesar ke dunia yang dibuang di laut.

Berlatarbelakang hal tersebut, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandarlampung menganggap Indonesia sudah darurat sampah plastik. “Sampah plastik yang ada di Indonesia sudah mengkhawatirkan,” ujar Ketua PC PMII Bandar Lampung Erzal Syahreza Aswir, Kamis (25/7)

Untuk iu, dia mengajak masyarakat tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja. Semua elemen harus sadar dan menyadarkan masyarakat umum akan bahaya sampah plastik. “Plastik itu zat yang tak mudah diurai, sifatnya awet,” kata mahasiswa FKIP Universitas Lampung (Unila) ini.

Ia juga menyatakan telah mengajak seluruh kader dan anggota PMII se-Bandarlampung untuk tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja. “Mulai dari diri sendiri, kelompok saya dan masyarakat umum,” pungkasnya. (gie/kyd)



Komentar

Rekomendasi