oleh

Sambangi Kemendes, Bupati Saply Lobi Bantuan untuk Mesuji

radarlampung.co.id-Plt.Bupati Mesuji Saply bersama sejumlah pejabat Pemkab mengunjungi Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Perdesaan (PKP), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), Sabtu (27/7).

Dalam kesempatan itu, Saply menyerahkan dokumen Peraturan Bupati tentang kawasan perdesaan dan surat permohonan bupati untuk pengajuan program tahun 2020.

Rombongan Bupati Mesuji Diterima langsung oleh Sekretaris Dirjen PKP, Drs. Syahrul.M.Si.,dari Kemendes, PDTT-RI. Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Saply terkait program bantuan yang sudah dikucurkan oleh Kemendes dan yang akan diusulkan untuk tahun 2020. Mesuji tercatat satu-satunya daerah di Provinsi Lampung yang menjadi Kawasan Percontohan Pembangunan Nasional (KPPN).

“Kami telah mengeluarkan Perbup nomor 44 tahun 2019 tentang penetapan kawasan perdesaan di Mesuji. Untuk itu, kami sangat mengharapkan adanya dukungan pemerintah pusat melalui kemendes, yakni dengan bantuan mesin rice miling unit (RMU), Alat pembuat pakan ikan, Jalan Usaha Tani, bantuan program pengembangan wisata telusur sungai, pembangunan pasar, penyertaan modal Bumdes, Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat, bantuan Bioflok, Bantuan Mesin Pengolahan Air Bersih (RO), dan bantuan Kolamisasi,” paparnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan Minggu (28/7).

Saply menambahkan, sebagian besar wilayah Mesuji merupakan areal persawahan yang mencapai 63.000 hektar lebih. Apabila dikelola secara serius, maka Mesuji bisa mewujudkan salah satu nawacita Presiden Jokowi tentang Swasembada Pangan.

Guna mewujudkan hal itu, Bupati mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah pusat melalui Kemendes untuk dapat menjadikan Mesuji sebagai salah satu daerah cadangan pangan nasional.

“Saya bersama rombongan mengucapkan banyak terimakasih kepada Pak Presiden, khususnya Pak Menteri Desa, atas perhatiannya selama ini untuk Kabupaten Mesuji. Kami berharap hal itu dapat berkelanjutan, karena Mesuji merupakan Kabupaten yang baru mekar dan masih sangat banyak butuh sentuhan pembangunan, sementara kemampuan APBD nya masih terbatas,” Kata Saply.

Sekretaris Dirjend PKP Syahrul menuturkan, bahwa Menteri Desa sangat terkesan dengan respon dan kesungguhan Pemkab Mesuji yang dinilai pro-aktif dengan program-program yang digulirkan oleh pemerintah pusat melalui Kemendes-PDTT selama ini di Mesuji, khususnya di Kecamatan Mesuji Timur yang sangat antusias dan serius dalam membangun desa disana.

“Pak menteri sangat terkesan dan mengapresiasi respon Pemkab dan Masyarakat Mesuji, selama ini bantuan yang dikucurkan kesana, kami lihat sudah dimanfaatkan dengan baik. Dan untuk tahun ini kita membantu pembangunan embung dan pasar serta sarana pertanian berupa mesin pemanen padi, combine harvester (Combat) sebanyak dua unit disana,”tuturnya.

Dia juga menyampaikan, bahwa pihaknya sangat bangga dengan Pemkab Mesuji dan menyebutkan bahwa Mesuji memang menjadi salah satu skala prioritas nasional untuk pengembangan kawasan perdesaan, khususnya dalam tiga komoditi yakni Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Darat).

Syahrul juga mengingatkan, terkait adanya usulan tambahan dari Pemkab Mesuji selain dari tiga skala prioritas tadi, yakni tentang pengembangan kawasan wisata telusur sungai, sebelum proposal usulan ini disampaikan dan dibahas bersama Bappenas, pihaknya menyarankan agar Pemkab Mesuji mereview kembali dokumennya, dan dibahas bersama Bappeda setempat agar di sufort anggarannya.

“Sebab, mengingat kemampuan anggaran kita juga terbatas, yakni hanya sekitar 800 milyar untuk membangun kawasan perdesaan se-Indonesia. Untuk itu, Pemkab Mesuji juga harus dapat menganggarkan agar terfokus kesitu, jadi apabila ada kolaborasi yang baik, saya yakin ini bisa segera terwujud,”Tandasnya.(rls/muk/wdi)



Komentar

Rekomendasi