oleh

Pemanfaatan Jargas PGN Terasa Efisien bagi Dunia Industri

Radarlampung.co.id – Sebagai salah konsumen pengguna jariang gas (Jargas) dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Nudi Eat Drink Leisure mengaku merasakan dampak positifnya sehingga mampu menghemat pengeluaran hingga 20 persen dari biasannya.

Executive Chef Nudi Eat Drink Leisure, Jajang Arliza mengatakan, Nudi Eat Drink Leisure telah menggunakan gas bumi dari PGN sejak Desember 2018, lalu. “Setelah menggunakan Jargas PGN ini, ya lebih hemat sekitar 20 persenan,” katanya kepada Radarlampung.co.id, Senin (29/7).

Jajang menambahkan, hingga saat ini pihaknya juga tidak menemukan kendala yang berarti dalam penggunaan gas bumi. Meski sebelumnya pemasangan Jargas membutuhkan waktu, mulai dari pemasangan pipa dan lainnya.

“Namun setelah itu, tidak ada masalah lagi. Kalau ada yang mengeluh soal api yang kecil, itu tinggal diatur lagi dengan teknisi dan apinya akan normal lagi,” ujarnya.

Tidak sampai disitu, Jajang yang termasuk dalam anggota Indonesian Chef Association (ICA) Lampung tersebut bahkan sempat sharing kepada sesama chef lainnya dalam penggunaan Jargas PGN.

“Kami sering juga sharing, saya juga sempat menyarankan untuk penggunaan gas bumi ini di kitchen. Karena lebih hemat dan bersih,” tandasnya.

Senada disampaikan Pemilik Kopi Bola Dunia, Lukas Sukianto. Menurutnua, dengan memanfaatan gas bumi turut memberikan dampak positif bagi pengusaha kopi Lampung. Diantaranya, sisa pembakaran yang tergolong minim membuat kualitas cita rasa kopi jadi meningkat.

“Penggunaan gas bumi, membuat hasil kopi menjadi lebih baik. Selain itu dari segi bisnis kami juga mendapatkan efisiensi biaya, karena harganya yang lebih murah dibanding gas elpiji,” kata dia.

Penggunaan gas bumi, sambung dia, menghasilkan efisiensi biaya sekitar 20 persen sampai 30 persen per bulan. Dari efisiensi tersebut, pihaknya dapat mengembangkan bisnis dengan membuka kedai kopi 1911 di wilayah Telukbetung, Bandarlampung.

Sebagai kopi tertua di Lampung, pihaknya ingin selalu memberikan kualitas terbaik dari minuman bercita rasa khas pahit tersebut. “Untuk memenuhinya, penggunaan gas bumi menjadi pilihan sebagai bahan bakar dalam proses pengeringan kopinya,” tandasnya. (ega/kyd)



Baca :   PGN Raih Penghargaan LHKPN Terbaik

Komentar

Rekomendasi