oleh

Sopir Bus Pahala Kencana Melarikan Diri

Radarlampung.co.id – Warga dan pengendara yang melintas di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di desa Talangparis Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara (Lamoura), dihebohkan suara benturan hebat sekitar pukul 05.20 WIB, Senin (29/7).

Suara tersebut berasal dari tabrakan mobil Terios Putih BE 2302 MC dengan Bus Pahala Kencana B 7854 TZ. Akibat peristiwa nahas tersebut, Terios yang dikemudikan Gatot Basuki (47), warga Tugu Sari Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat, yang merupakan salah seorang ASN di lingkungan Kabupaten Mesuji harus meregang nyawa.

Sementara, sopir bus nahas tersebut saat terjadi lakalantas melarikan diri dan saat ini aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap sopir Bus tersebut.

“Suaranya sangat keras. Tahu-tahu ada mobil putih sudah berada di bagian kolong Bus Lintas Po. Pahala Kencana yang melaju dari arah Kotabumi. Kalau mobil Terios itu, dari arah Bukitkemuning, tabrakan berlawanan arah,” ujar Basuki (45) warga setempat saat diwawancara Senin (29/7) pagi.

Saat peristiwa terjadi, ada seorang korban terjepit di setir mobilnya. Itu dikarenakan Terios masuk ke dalam bawah bus yang membuat peroses evakuasi korban sulit dilakukan warga.

“Sepertinya sudah tidak bernyawa lagi waktu dievakuasi oleh aparat kepolisian dibantu warga. Jenazah sudah dibawa petugas ke Puskesmas Bukitkemuning,” terangnya.

Dedy (32), petugas Puskesmas Bukitkemuning mengatakan, korban lakalantas mengalami luka sayatan dibagian dagu. Selain itu dibagian dada sebelah kiri sobek, dan kedua kaki dan tangannya dipastikan patah.

“Dibawa ke puskesmas sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kaki dan tangan patah, sementara luka sayatan dibagian dagu dan dada cukup besar,” ungkapnya.

Kanit Patroli Lalulintas Polsek Bukit Kemuning, IPDA Rudi Aries membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Ia ada lakalantas di Jalinsum tepatnya desa Talangparis Kecamatan Abung Tinggi. Satu korban tewas akibat mobil yang dikendarainya masuk kolong Bus,” bebenya.

Saat ini, kata dia, masih melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat lakalantas. Rencananya akan dibawa ke Polsek Kemuning. Sementara, pihaknya juga tengah melakukan oleh TKP dan masih mencari keberadaan sopir Bus Pahala Kencana.

“Sopir bus tidak berada ditempat. Kemungkinan masih menyelamatkan diri paska peristiwa tersebut,” kata Ipda Rudi, seraya mematikan sambungan telepon.(ozy/kyd).



Komentar

Rekomendasi